edisiana.com – Carlo Ancelotti mengatakan dia berutang budi dengan Sergio Ramos. Sebab jika tidak ada Ramos, ia tidak akan menjadi manajer Real Madrid hari ini.
Ancelotti dan pasukannya akan bertandang ke Sevilla pada malam nanti. Dan Ramos kini telah kembali ke klub pertama karirnya Sevilla. Baik tokoh ini, Ancelotti dan Ramos tentu akan bertemu kembali.
Ramos adalah pemain kunci selama periode pertama pelatih Italia itu sebagai pelatih Madrid antara tahun 2013 dan 2015. Dia mencetak salah satu gol paling terkenal dalam sejarah klub melalui gol penyeimbang pada menit ke-93 dalam kemenangan final Liga Champions 2014 atas Atletico Madrid.
Mantan kapten Madrid dan Spanyol itu bergabung kembali dengan klub masa kecilnya Sevilla bulan lalu sebagai pemain bebas transfer setelah meninggalkan Paris Saint-Germain.
“Saya ingin melihat [Ramos] dan menyapa. Saya mempunyai kasih sayang terhadap semua pemain yang saya miliki, namun yang terpenting, saya mempunyai kasih sayang khusus untuknya,” kata Ancelotti dalam jumpa pers pada Jumat kemarin. 
“Jika saya berada di sini hari ini, itu karena Sergio Ramos. Jika dia tidak mencetak gol di final [Liga Champions], saya mungkin tidak akan berada di sini. Untuk itu, dan untuk semua yang dia lakukan untuk klub ini, semuanya memiliki banyak kasih sayang padanya… Dia pasti akan bermain bagus. Semoga saja dia tidak mencetak gol, tapi jika dia mencetak gol, dia bisa [merayakan] sesukanya!” tambahnya menjelaskan.
Ancelotti kembali melatih Madrid pada tahun 2021 dan memenangkan gelar ganda LaLiga dan Liga Champions di musim pertamanya. Dia menghadapi spekulasi tentang masa depannya – di tengah kaitannya dengan pekerjaan di Brasil – setelah kehilangan kedua trofi tersebut pada musim lalu.
“Seperti yang sering saya katakan, saya sangat bahagia di Real Madrid. Saya akan berhenti di situ,” ucap pelatih asal Italia itu.(maq)
Ancelotti Utang Budi dengan Ramos











