Salah Tidak Ada Kontribusi Sama Timnas Mesir

297
Salah merayakan golnya. Foto: Getty

Bola, edisiana.com – Mantan pelatih timnas Mesir Hassan Shehata mengatakan Mohammed Salah sama sekali tidak ada kontribusi kepada timnasnya. Terutama selama dia melatih. 

Shehata memimpin negaranya meraih tiga kemenangan Piala Afrika berturut-turut antara 2006 dan 2010. Namun dalam enam turnamen sejak itu, negara itu selalu gagal. 

Kalah di final pada 2017 dan 2021. Dan Salah ikut membela waktu itu.  Dan terbaru Mesir kalah di Piala Afrika. 

Sementara kontras dengan hasil di klub Liverpool. Salah menikmati karir bintang di Anfield, dengan penghargaan domestik dan Eropa serta penghargaan individu.

BACA JUGA:  Tuchel dan Kane Lakukan Pertemuan Rahasia

“Saya telah keluar dari permainan ini untuk sementara waktu dan saya tidak tahu mengapa.  Saya sudah memenangkan tiga gelar AFCON berturut-turut kemudian dipecat, dan setelah itu, saya selalu diperlakukan seperti hari-hari saya telah berakhir,” ucapnya TV Sada El-Balad via Mirror pada hari ini. 

Sekarang ini, imbuhnya, Mesir dilatih oleh pelatih asing dan dibayar dengan baik serta mendapatkan semua fasilitas.

BACA JUGA:  Saha Tetap Jagokan Arsenal Rebut Tropi Liga Inggris

“Ehab Galal mengambil alih pada waktu yang salah, dia tidak punya cukup waktu untuk mempersiapkan pemainnya. Saya harap dia tidak kehilangan kepercayaan diri, tidak ada manajer lain yang akan berhasil dalam situasi seperti ini. Queiroz berbeda dari Cuper, tetapi dia datang melalui agen pemain, yang bukan sesuatu yang harus dilakukan EFA,” paparnya. 

Pemainnya adalah Mohamed Salah.  Salah adalah pemain hebat, dia melakukan banyak hal di Inggris dan salah satu bintang terbesar dunia. 

“Tapi dia tidak melakukan apa pun untuk tim nasional Mesir, dia seharusnya melakukan lebih banyak,” imbuhnya. 

BACA JUGA:  Pengusaha Amerika Gagal Beli Derby County, Pemain Intinya Cuma Tinggal Lima Orang

Kesengsaraan Salah berlanjut menyusul kegagalan Mesir untuk lolos ke Piala Dunia musim dingin ini. Mereka kalah dari Senegal sekali lagi di kualifikasi melalui adu penalti.

Kegagalan itu membuat Salah kemudian memicu desas-desus bahwa ia mengisyaratkannya mengakhiri karirnya di Timnas Mesir. 

“Saya sangat bangga bisa bermain namun apakah saya bersama Anda atau tidak di masa depan, itu belum tahu,” ujarnya.(maq)

BAGIKAN