Penonton Messi Tembus 60 Ribu Lebih

Messi jadi daya pikat pertandingan di MLS. Setiap ada laga Inter Miami, stadion tuan rumah slalu penuh. Foto: via ESPN

edisiana.com – Inter Miami mengalahkan Columbus Crew 1-0 pada Ahad pagi ini. Dengan skor tipis 1-0. Namun miliki catatan rekor penonton 60.614 penggemar ke Huntington Bank Field.

Miami unggul pada menit ke-30. Gelandang Miami Marcelo Weigandt mengirim umpan silang ke tengah kotak penalti. Bek Columbus Malte Amundsen berjibaku dengan Benjamin Cremaschi.

Tapi gelandang berusia 20 tahun itu mampu memanfaatkannya tepat waktu dan berhasil melewati kiper Patrick Schulte  untuk mencetak gol pertamanya musim ini.

Cremaschi mencetak gol di depan pendukung Dawg Pound Cleveland yang dipenuhi pendukung Crew.

BACA JUGA:  Osimhem Tetap Ingin Main di Liga Inggris

Gol tersebut juga merupakan gol pertama dalam 277 menit yang dicetak oleh pemain Miami selain Messi.

Messi memiliki peluang untuk mengubah kedudukan menjadi 2-0 pada tambahan waktu babak pertama. Sayang tembakannya dari atas kotak penalti melebar ke kiri gawang.

Pemain berusia 37 tahun itu tampak bergerak hati-hati menjelang akhir pertandingan.

Pelatih Miami Javier Mascherano mengatakan setelahnya bahwa ia tidak menyadari adanya masalah apa pun.

Duel antara satu-satunya tim yang tersisa di Major League Soccer menarik 60.614 penggemar ke Huntington Bank Field. Dan menjadi rekor pertandingan tunggal untuk laga kandang Crew dan acara non-NFL terbesar dalam sejarah stadion.

BACA JUGA:  Kasi Umpang Ajaib, Odegaard Dinobatkan Man of Match

Pertandingan dipindahkan dari Columbus ke kandang Cleveland Browns NFL karena popularitas bintang Inter Miami, Lionel Messi.

Ini adalah kali kedua musim ini dan yang kesembilan sejak Messi bergabung dengan MLS pada tahun 2023 di mana Inter Miami memiliki penonton tandang sedikitnya 60.000 orang.

“Dia pemain terbaik dalam olahraga ini. Itulah sebabnya dia menarik banyak orang untuk menontonnya,” kata Cremaschi seperti dilansir ESPN pada hari ini.

“Kami bermain di kandang lawan, tetapi terkadang kami merasa seperti di rumah sendiri. Saya pikir semuanya akan berlalu begitu saja dan kami akan fokus pada tujuan kami,” tambahnya.(maq)