Enrique Meledek Arsenal, Sebut The Gunners Tim Terbaik Tanpa Bola

Pelatih PSG, Luis Enrique. Foto: via MetroSports

edisiana.com  – Pelatih Luis Enrique optimistis timnya mampu mengimbangi permainan Arsenal saat Paris Saint-Germain berupaya mempertahankan gelar Liga Champions UEFA pada 30 Mei mendatang.

Meski demikian, Enrique mengakui Arsenal bukan lawan yang mudah. Menurut dia, The Gunners layak mendapatkan banyak pujian atas performa impresif mereka sepanjang musim ini.

“Saya pikir mereka pantas memenangkan liga. Mereka telah menjalani musim yang brilian,” ujar Enrique dinukil dari ESPN pada hari ini.

Mantan pelatih timnas Spanyol itu mengatakan PSG sudah memahami karakter permainan Arsenal karena pernah bertemu dalam kompetisi yang sama sebelumnya. Karena itu, ia menilai duel nanti bakal berlangsung sengit.

BACA JUGA:  Pemain City Ikut Andil Dalam Menggusur Dortmund

“Tanpa bola, mereka adalah tim terbaik di dunia, dan dengan bola mereka bisa mencetak banyak gol. Itu adalah kombinasi yang luar biasa bagi mereka,” katanya.

Enrique menilai pertemuan PSG dan Arsenal di partai puncak merupakan skenario yang ideal. Ia pun yakin laga final akan menyajikan pertandingan berkualitas tinggi.

“Masuk akal jika kita menghadapi mereka di final. Kita bisa menantikan final yang benar-benar hebat,” lanjutnya.

BACA JUGA:  Kisah Scott McTominay, Sang Pahlawan Serie A

Pelatih berusia 56 tahun itu juga memberikan apresiasi kepada manajer Arsenal, Mikel Arteta. Menurut Enrique, keberhasilan Arsenal tampil konsisten hingga bersaing di level tertinggi tak lepas dari sentuhan Arteta.

Setelah tiga musim beruntun hanya finis sebagai runner-up di Liga Primer Inggris, Arsenal dinilai mengalami perkembangan signifikan di bawah kepemimpinan Arteta.

“Jika Anda melihat statistik Arsenal, Anda dapat melihat bahwa Mikel Arteta adalah seorang pemimpin sebagai manajer, yang telah menanamkan mentalitas juara dalam tim,” ucap Enrique.

“Mereka telah mengalami peningkatan selama beberapa musim terakhir. Mereka menyukai penguasaan bola, tetapi mereka adalah tim terbaik di Eropa tanpa penguasaan bola,” tutupnya.(maq)