Suarez Jadi Mimpi Buruk Buat Juara Bertahan Liga Champions

Suarez merayakan gol kemenangan untuk Sporting. Foto: via ESPN

Sporting Versus PSG 2-1

edisiana.com – Paris Saint-Germain datang sebagai juara bertahan. Mereka pulang dengan kepala tertunduk. Sporting CP menaklukkan raksasa Prancis 2-1 di Estadio José Alvalade yang bergemuruh, dengan Luis Suárez tampil sebagai algojo lewat dua golnya.

PSG menguasai segalanya di babak pertama. Bola, tempo, peluang. Namun semua sia-sia. Dua gol mereka dianulir. Frustrasi mulai merayap.

Bahkan sebelum jeda, Sporting hampir mencuri keunggulan ketika bola mati jatuh manis di kaki Hidemasa Morita di kotak penalti. Sayang, sepakannya melambung. Stadion menahan napas.

Babak kedua baru berjalan, Francisco Trincão gagal menyambar umpan silang Catamo. Laga kembali “normal” — dan tidak normal — ketika sundulan Ousmane Dembélé kembali dianulir karena offside. Malam yang kejam bagi PSG.

BACA JUGA:  Wolves Mulai Jauhi Zona Degradasi

Rui Silva berdiri kokoh. Ia menutup tiang dekat dari peraih Ballon d’Or, sementara Désiré Doué malah mengirim bola ke langit Lisbon. Di sisi lain, Catamo memaksa Lucas Chevalier bekerja keras. Alarm berbunyi.

Luis Enrique bereaksi. Kvaratskhelia dan Gonçalo Ramos masuk. PSG mengejar gol pembuka. Tapi sepak bola tak mengenal keadilan.

Dari sepak pojok Maximiliano Araújo yang hanya terbuang setengah, bola liar jatuh. Tembakan Catamo diblokir. Dan di sana berdiri Luis Suárez. Tanpa penjagaan. Dibiarkan. Gol. Gol ke-21 musim ini. Sporting meledak.

BACA JUGA:  Arsenal Menggulung Wigan 4-0

Kvaratskhelia menebus dosa. Pemain Georgia itu menusuk dari kiri, melepaskan roket yang menembus Rui Silva dan bersarang di sudut atas gawang. PSG hidup kembali.

Namun drama belum selesai. Menit ke-90. Trincão melepaskan tembakan keras. Chevalier menepis dengan lemah. Bola mengambang di kotak penalti. Lagi-lagi Suárez. Sundulan. Gol. Hukuman terakhir untuk PSG. Peluit akhir. Alvalade berguncang.

Kemenangan ini, menurut ESPN, membuat Sporting menyamai perolehan poin PSG: 13. Mereka kini tepat di belakang sang juara, di posisi keenam, dengan satu laga liga tersisa. Pesannya jelas: Sporting belum selesai. Dan PSG? Luka ini terasa dalam.(maq)