edisiana.com – Carlo Ancelotti berang. Pelatih Real Madrid itu mendekati Rodrygo di bangku Madrid, mengibaskan jarinya ke arah pemain asal Brasil itu.
“Tu a mi, me saludas yang diterjemahkan sebagai Kamu, kamu harus mengakui aku,” bentak Ancelotti kepada Rodrygo seperti dinukil dari Daylimail pada hari ini.
Menurut media Spanyol, pemain muda itu merasa frustasi menghadapi Villarreal di Piala Copa Del Rey. Dan marah pada dirinya sendiri.
Celakanya dia pun lalu ditarik keluar oleh Ancelotti. Marahnya makin menjadi. Rodrygo menolak jabat tangan dengan manajernya sebelum duduk di bangku cadangan.
“Saya mengatakan kepadanya untuk tidak lupa menawarkan tangannya kepada saya ketika dia diganti. Saya pikir dia lupa,” seloroh pelatih Italia tersebut.
Semenit setelah Ceballos menggantikan Rodrygo, dia membantu Vinicius Jr untuk mengurangi separuh defisit.
Dan setelah Eder Militao menyamakan kedudukan, Ceballos-lah yang mencetak gol penentu kemenangan untuk memastikan kemenangan bagi Madrid.
“Kami tidak bagus di babak pertama tetapi tim menunjukkan karakter hebat di babak kedua. Kami berjuang untuk segalanya dan mengubah cerita pertandingan,” jelasnya.
Kemenangan akan mengurangi tekanan kepada Ancelotti yang sebelumnya timnya kalah melawan Barcelona dì Arab Saudi.(maq)











