Bola, edisiana.com – Angel Di Maria dan Lionel memiliki kenangan panjang di timnas Argentina. Wajar bila Messi memberikan tropi Piala Dunia kepadanya.
Di Lusail, Angel Di Maria mengalihkan pandangannya melalui sebagian besar kemenangan apik. Dia menangis ketika dia mencetak gol kedua Argentina dan dia pantas turun sebagai salah satu yang terbaik.
Mengapa Manchester United tidak bisa mendapatkan yang terbaik darinya?
Messi selalu meminta Barcelona untuk mengontrak pemain selama waktunya di klub. Dia bersikeras pada Di Maria selama tahun-tahun terakhirnya di klub dan hanya Paris Saint. Penolakan Germain untuk menjual – apalagi ke Barça menghentikan hal itu terjadi.
Ketika Messi pindah ke Paris dia bertemu dengan Di Maria di Ibiza. Sementara keluarga Messi tidak pernah benar menetap di Paris tapi setidaknya Messi senang dekat dengan temannya.
Empat tahun lalu di Rusia, Seperti dilansir Daylimail, Di Maria mencetak gol spektakuler untuk negaranya melawan Prancis. Namun tidak bisa mencegah kekalahan 4-3 di babak 16 besar.
Dan itu tampak seperti kesempatan terakhirnya, dan Messi, untuk memenangkan Piala Dunia.
Pada Minggu malam dia adalah pemain terbaik di lapangan selama satu jam sebelum mencetak gol pertama. Dì Maria menyiksa Jules Kounde dan memenangkan penalti pertama dari tantangan kikuk Ousmane Dembele.
Saat Lionel Scaloni menariknya keluar, itu bertepatan dengan runtuhnya tim. Manajernya tahu bahwa dia bisa bermain tidak lebih dari satu jam.
Argentina telah melakukan yang terbaik untuk menyembunyikan seberapa jauh dia dari kebugaran penuh.
Di babak-babak sebelumnya agar tidak mengungkapkan petunjuk untuk pemilihan tim. Itulah selalu menjadi kasus: simpan dia untuk final dan kemudian tidak lebih dari 60 menit.
Makanya wajar orang pertama yang diberikan Messi setelah mengangkatnya di podium Stadion Lusail adalah Angel Di Maria. Keduanya telah berjalan menuju kejayaan bersama sejak memenangkan medali emas Olimpiade pada tahun 2008.
Adalah Di Maria yang mencetak gol kemenangan hari itu 14 tahun lalu dalam kemenangan 1-0 melawan Nigeria dari umpan brilian dari Messi.
Mereka telah memenangkan Piala Dunia U-20 bersama-sama dan apa yang mereka berdua inginkan yang luar biasa membuat mereka berhasil melakukannya lebih dari satu dekade kemudian.(maq)










