edisiana.com – Monza berpesta gol di hadapan pendukungnya sendiri. Menjamu Cagliari di U-Power Stadium, Senin malam (19/10/2026), tuan rumah tampil menggila dengan melesakkan empat gol tanpa balas dalam lanjutan Serie A.
Eddy Kouadio menjadi pembuka pesta gol Monza. Berawal dari umpan terobosan Dany Mota ke tengah kotak penalti, Kouadio menyambut bola dengan sepakan keras yang meluncur ke bagian tengah gawang Cagliari. Gol tersebut menjadi awal petaka bagi tim tamu.
Memasuki babak kedua, Monza semakin menjauh. Gustavo Varela menggandakan keunggulan setelah memaksimalkan umpan matang Manga Foe Ondoa. Gol itu membuat tuan rumah kian leluasa mengendalikan permainan.
Belum sempat Cagliari bangkit, Monza kembali menghantam. Kali ini, Jay Robinson mencatatkan namanya di papan skor. Memanfaatkan assist Varela, Robinson melepaskan tembakan terarah ke sudut kanan bawah gawang. Skor berubah menjadi 3-0.
Varela kemudian menyempurnakan malam gemilangnya. Lewat skema serangan balik cepat, gelandang Monza tersebut sukses mencetak gol keduanya sekaligus membawa tuan rumah unggul telak 4-0.
Cagliari sebenarnya masih berusaha mencari gol hiburan pada menit-menit akhir pertandingan. Kevin Carlos mendapat peluang dari tengah kotak penalti dan melepaskan tembakan keras. Namun, kiper Monza Noel Törnqvist tampil sigap untuk menggagalkan upaya tersebut.
Kevin kembali mencoba peruntungannya lewat peluang berikutnya. Lagi-lagi, Törnqvist menjadi tembok kokoh yang sulit ditembus. Penjaga gawang Monza itu sukses mempertahankan gawangnya tetap bersih hingga pertandingan berakhir.
Kemenangan empat gol tanpa balas ini menjadi malam sempurna bagi Monza. Selain tampil tajam di lini depan, solidnya pertahanan dan ketangguhan Törnqvist memastikan Cagliari pulang tanpa membawa gol.
Gustavo Varela pun menjadi salah satu sorotan utama berkat sumbangan dua golnya dalam pesta kemenangan Monza tersebut.(maq)











