Tuchel: Apa Gunanya Tidak Mengakui, Seluruh Dunia Melihatnya

208
Thomas Tuchel menerima penghargaan. Foto: Mirror

Bola, edisiana.comBos Chelsea Thomas Tuchel merespon soal pengakuan kesalahan wasit Mike Dean. 

Mike Dean merupakan wasit Liga Inggris. Tapi kala pertandingan derby London antara Chelsea dan Tottenham Hotpurs dia hanya sebagai asisten wasit. 

Laga panas itu sempat memicu pertengkaran antara dua manajernya Thomas Tuchel dan Antonio Conte. Lantaran wasit tidak bertindak adil. Terkait pelanggaran sebelum Spurs menyamakan kedudukan 2-2. 

Dan Mike Dean yang kala itu sebagai asisten tidak memberikan rekomendasi pelanggaran sebelum Kane mencetak gol. Mike Dean mengakui itu kesalahannya. 

BACA JUGA:  Mantap! Belgia Kalahkan Jerman 3-2

“Semoga saya tidak terlalu jujur, tetapi jika kesalahannya begitu besar dan jelas, apa gunanya tidak mengakui jika seluruh dunia melihatnya?”kata Tuchel dikutip dari ESPN pada hari ini. 

Pelatih Jerman itu menambahkan dia sedikit kesulitan untuk benar-benar terkesan dengan pernyataan itu. “Saya harus mengatakannya. Ini sangat jelas dan jelas, saya masih tidak dapat memahami bagaimana seorang wasit tidak dapat membuat keputusan yang benar,” imbuhnya lagi. 

BACA JUGA:  Russo Tinggalkan Manchester United

Perselisihan Tuchel dengan Conte menyebabkan para pemain dan staf terlibat dua kali, paling signifikan pada peluit waktu penuh. Karena jabat tangan antara kedua manajer dengan cepat meningkat menjadi pertengkaran.

“Sangat penting untuk menertawakan diri kita sendiri. Tentu saja kami tertawa [tentang jabat tangan yang berubah menjadi meme internet],” canda Tuchel. 

Menurutnya, dia tertawa di ruang ganti karena panasnya pertandingan. “Saya akui itu jabatan tangan yang terlalu berat, tetapi tidak ada salahnya dilakukan, setidaknya dari sisi saya,” ucapnya.

BACA JUGA:  Manajer Klub Bola Berjuang Melawan Covid-19

“Sementra dia berbicara bahasa Italia kepada saya jadi saya tidak pernah tahu bagaimana kami tidak saling menghina,” sambungnya. 

Masalahnya, dia menjelaskan, suasana menjadi buruk karena  ada 20 orang berkerumun di sekitar dirinya. “Sehingga terlihat jauh lebih buruk daripada yang sebenarnya. Tetapi jika Anda memiliki reaksi seperti ini, apakah Anda harus hidup dengan reaksi terhadapnya,” tutupnya.(maq)

BAGIKAN