Riau Percepat Pembangunan Desa Pintar

796
Pejabat Sekdaprov Riau, Masrul Kasmy. Foto : MCR

Riau, edisiana.com Sejumlah daerah di wilayah Provinsi Riau masih banyak terdapat titik blank spot broadband 4G. Akibatnya, masyarakat mengalami terbatasan dalam mengakses internet.

“Masih terdapat kurang lebih 283 desa yang termasuk wilayah blank spot broadband 4G di Provinsi Riau,” kata Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Masrul Kasmy seperti dilansir mediacenter.riau.go.id. pada Jumat, 19 Maret 2021.

BACA JUGA:  Diduga HP Berdering, Avanza dan SPBU di Riau Terbakar

Gunakan mengatasi masalah blank spot ini, ia mengaku bahwa Pemprov Riau telah berupaya memperluas wilayah cakupan jaringan telekomunikasi khususnya di wilayah 3T (terdepan, terluar, tertinggal) dan desa yang berada di wilayah perbatasan provinsi dan negera.

“Telah berkoordinasi kepada Kementerian Kominfo melalui BAKTI, Telkom, Telkomsel agar porsi pembangunan infrastruktur telekomunikasi lebih dimaksimalkan,” tuturnya.

BACA JUGA:  Usia Produktif Riau 69,92 Persen

Masrul Kasmy pun berharap dengan pembangunan infrastruktur telekomunikasi dapat mengatasi ketertinggalan masyarakat terkait teknologi digital.

“Sehingga dapat dilakukan percepatan pembangunan smart village, smart city dan smart province,” harapnya.

Masrul Kasmy juga menjelaskan, selain masalah blank spot broadband, masyarakat yang tinggal di wilayah yang jauh dari kota juga masih kesulitan dalam menggunakan teknologi digital.

BACA JUGA:  Tujuh Formasi CASN di Riau Tidak Ada Pelamar

“Masih rendahnya tingkat pengetahuan masyarakat terhadap pemanfaatan teknologi, informasi dan komunikasi ini juga menjadi tantangan juga,” ujarnya.(maq)

BAGIKAN