Fiorentina Memalukan! Kalah dari Lausanne Sport

Gol tunggal Gabriel Sigua menaklukkan Fiorentina. Foto: via MD

edisiana.com – Fiorentina kembali tersungkur. Kali ini bukan di Italia, melainkan di Swiss. Lausanne-Sport menjungkalkan La Viola 1-0 pada Kamis malam di laga keenam sekaligus terakhir fase grup Liga Conference.

Sebuah pukulan telak yang mengantar wakil Swiss ke babak 16 besar dan menjerumuskan Fiorentina semakin dalam ke jurang krisis.

Sejak awal laga, tim tamu mencoba menunjukkan reaksi. Tekanan ditebar di menit-menit pembuka. Amir Richardson sempat mengancam, tetapi tembok pertahanan Lausanne-Sport masih kokoh.

Tak lama berselang, Eddy Kouadio mengirim umpan silang berbahaya, namun Roberto Piccoli gagal menuntaskannya—peluang menguap begitu saja.

BACA JUGA:  Brentford Singkirkan Bournemouth 2-0, Carvalho dan Thiago Antar ke Putaran Berikutnya

Lausanne-Sport bertahan, menderita, lalu perlahan bangkit.

Memasuki setengah jam pertandingan, tuan rumah mulai berani keluar dari tekanan. Jamie Roche melepaskan percobaan, meski belum cukup untuk mengguncang Fiorentina.

Menjelang jeda, stadion nyaris meledak. Theo Bair melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti, tetapi Tommaso Martinelli masih mampu menyelamatkan Viola dari kebobolan.

Namun keajaiban Martinelli hanya bertahan sampai jeda.

Baru beberapa menit babak kedua berjalan, petir menyambar Artemio Franchi versi Swiss. Gabriel Sigua menyundul bola ke sudut kanan bawah gawang Fiorentina setelah menerima umpan matang dari Enzo Kana Biyik. Gol! Lausanne-Sport memimpin, Fiorentina terdiam.

BACA JUGA:  Madrid Istirahatkan Pemain Inti Demi Liga Champions

Tuan rumah bahkan nyaris menggandakan keunggulan. Nathan Butler-Oyedeji hampir mengakhiri laga lebih cepat, tetapi tembakannya ke sudut kiri bawah masih bisa ditepis Martinelli.

Tertinggal, Fiorentina mengamuk—namun tetap tumpul.

Moise Kean mendapat peluang emas setelah menyambut umpan Simon Sohm, tetapi Karlo Letica tampil bak tembok hidup di bawah mistar Lausanne-Sport.

Di detik-detik akhir, giliran Sohm sendiri mencoba peruntungan, namun Letica kembali menjadi mimpi buruk Viola.

Peluit akhir berbunyi. Skor tak berubah.
Lausanne-Sport berpesta. Fiorentina tertunduk.

BACA JUGA:  Salah Kembali, Liverpool Mengamuk di Velodrome, Menang 3-0 Atas Marseille

Kekalahan 1-0 ini bukan sekadar hasil buruk. Ini adalah cermin krisis. MD menyebut tim Italia yang kini terpuruk di dasar klasemen Serie A harus puas turun ke babak play-off Liga Conference, membawa serta pertanyaan besar tentang masa depan mereka.(maq)