Bola, edisiana.com – Kiper Atletico Madrid, Jan Oblak mengatakan Atletico tak pantas kalah karena timnya bermain bagus di Stadion Wanda Metropolitano pada Senin, 19 September.
Tapi, ia menambahkan, kekalahan melawan Madrid 1-2 meninggalkan rasa tidak enak. “Kami kalah dalam derby, kami kalah dalam pertandingan yang sangat penting. Saya tidak berpikir kami begitu buruk, kami tidak pantas kalah,” ucapnya dikutip dari ESPN pada hari ini.
“Tapi itulah sepak bola, mereka mengambil peluang mereka dan kami tidak. perasaan selalu buruk ketika Anda kalah. Kami semua sedih,” imbuhnya lagi.
Pelatih Madrid Carlo Ancelotti mengatakan baik Vinicius mau pun Rodrygo merupakan pemain yang spesial di skuadnya. Sebab keduanya adalah pemain sepak bola modern sekarang.
“Seorang pemain yang bisa bermain di posisi berbeda, yang memiliki sesuatu yang istimewa dalam teknik mereka, fisik mereka, yang menonjol. Kami semua senang mereka melakukannya dengan sangat baik,” ucap bos asal Italia itu.
Sementara sang tamu pada awal babak pertama, menjadi sasaran penyerangan tuan rumah. Tapi setelah itu Madrid bisa membalikkan keadaan.
Sebelum 20 menit Rodrygo mencetak gol berkelas melewati Jan Oblak dari chip Aurelien Tchouameni di atas lini belakang Atleti.
Vinicius Junior pun menjadi berapi-api menghasilkan gol kedua Real Madrid. Saat Valverde memanfaatkan bola pantul dari Oblak dan melepaskan tembakan jarak dekat.
Tuan rumah berjuang untuk kembali ke permainan. Di penghujung babak kedua tuan rumah memperkecil kekalahan. Waktu tendangan sudut Atletico secara kebetulan memantul dari punggung Mario Hermoso dan masuk ke bagian belakang gawang Thibaut Courtois.(maq)











