edisiana.com – Manajer Manchester City, Pep Guardiola, meluapkan kekecewaannya terhadap keputusan wasit asal Brasil, Ramon Abatti, yang mengusir bek muda Rico Lewis dari lapangan dalam kemenangan 2-0 atas Wydad Casablanca di laga pembuka Grup G Piala Dunia Antarklub FIFA, Rabu malam di Philadelphia.
Rico Lewis, pemain asal Inggris berusia 20 tahun, menerima kartu merah langsung pada menit ke-88 setelah melakukan tekel terhadap Samuel Obeng. Meski ia terlebih dahulu menyentuh bola, sepatu Lewis kemudian mengenai wajah lawannya dalam gerakan lanjutan.
Wasit tetap menjatuhkan kartu merah setelah mengecek VAR, dan keputusan tersebut dikonfirmasi oleh tim asisten video. Akibatnya, Lewis akan absen dalam laga kedua City pada hari Senin melawan Al Ain dari Uni Emirat Arab di Atlanta.
Guardiola, yang dikenal sangat membela pemain-pemain mudanya, menyayangkan keputusan wasit yang menurutnya terlalu keras.
“Ia pikir kakinya agak tinggi, tetapi Rico berada di atas rumput dan menyentuh bola lebih dulu. Karena kecepatannya, mereka akhirnya bersentuhan,” ujar Guardiola usai pertandingan dikutip dari BBC pada hari ini.
“Rico tidak punya niat untuk menyakiti siapa pun — dia bukan tipe pemain seperti itu.”
“Sejujurnya, kartu merah itu tidak perlu. Tapi wasit punya pandangan berbeda, dan dia adalah bosnya. Mereka sudah mengecek VAR, jadi kami hanya bisa menerimanya,” tambahnya dengan nada pasrah.
Meski bermain dengan 10 orang di akhir laga, City tetap mampu mempertahankan keunggulan dua gol dan mengamankan tiga poin penting dalam perjalanan mereka di turnamen ini.
Namun, absennya Lewis di laga berikutnya bisa menjadi kerugian bagi Guardiola, yang sudah merotasi beberapa pemain inti di tengah padatnya jadwal.(maq)











