edisiana.com – Jamie Vardy menutup bab luar biasa dalam kariernya bersama Leicester City dengan cara yang istimewa: mencetak gol ke-200 untuk klub dalam penampilan ke-500 dan terakhirnya. Momen emosional ini terjadi dalam laga Liga Primer melawan Ipswich Town, Minggu lalu—tepat 13 tahun sejak ia bergabung dari klub non-liga, Fleetwood Town.
Gol tersebut lahir dari kerja sama apik dengan James Justin, yang mengirim umpan matang ke Vardy untuk diselesaikan dengan ketenangan khas sang striker.
Leicester City menyebut Vardy sebagai “pemain terhebat sepanjang masa” dalam pernyataan resminya, mengonfirmasi bahwa sang legenda akan berstatus bebas transfer di akhir musim. Ini sekaligus menjadi penanda berakhirnya era Vardy di King Power Stadium.
Mantan penyerang timnas Inggris itu akan selalu dikenang atas kontribusi monumental dalam perjalanan ajaib Leicester menjuarai Liga Primer pada 2016, serta keberhasilan meraih Piala FA pertama klub pada 2021.
“Sepak bola adalah dunia yang gila. Anda tidak pernah tahu apa yang akan terjadi. Saya akan terus maju sampai kaki saya memberi tahu saya bahwa saya harus berhenti. Kaki saya baik-baik saja,” dinukil dari ESPN.(maq)










