edisiana.com – Gol-gol menakjubkan dari Lamine Yamal dan Fermin Lopez tidak cukup untuk mencegah juara La Liga, Barcelona, menelan kekalahan di kandang sendiri dari Villarreal.
Villarreal unggul cepat melalui Ayoze Perez, mantan penyerang Newcastle. Ia menyelesaikan umpan silang Nicolas Pepe di menit ke-4. Namun, tuan rumah merespons dengan baik dan berhasil membalikkan keadaan sebelum turun minum.
Menariknya, meski Barcelona mencatatkan gelar ganda musim ini di liga dan piala, mereka sudah kebobolan lebih dulu dalam 20 pertandingan di semua kompetisi—dan tetap berhasil menang sembilan kali serta imbang dua kali dari situasi tersebut.
Lamine Yamal mencetak gol liga kesembilannya musim ini lewat aksi khasnya: memotong ke dalam dari sisi kanan dan melepaskan tembakan rendah kaki kiri ke pojok jauh gawang.
Fermin Lopez kemudian membawa Barcelona unggul di menit kelima tambahan waktu babak pertama. Hanya beberapa detik setelah tendangan Yamal membentur mistar gawang, Fermin menerima umpan silang di tepi kotak penalti, mengontrol bola, dan melepaskan tendangan setengah voli tajam yang melewati Luiz Junior.
Namun Villarreal bangkit di babak kedua. Lima menit setelah jeda, Santi Comesana menyambut umpan terobosan dari Yeremy Pino dan berhasil mengecoh Marc-André ter Stegen yang maju keluar dari sarangnya.
Mengetahui kemenangan akan memastikan posisi mereka di atas Real Betis dengan selisih delapan poin dan satu laga tersisa, Villarreal terus menekan.
Hasilnya, pemain pengganti Tajon Buchanan menyelesaikan umpan silang rendah di tiang jauh dan mencetak gol penentu kemenangan.
Melansir BBC, pertemuan antara Barcelona dan Villarreal memang selalu penuh gol. Total 26 gol tercipta dalam empat pertemuan terakhir mereka di La Liga—14 untuk Barcelona dan 12 untuk Villarreal—lebih banyak dari laga lainnya sejak awal musim lalu.
Dengan hasil ini tim tamu mengamankan tempat di lima besar dan memastikan tiket Liga Champions musim depan berkat keberhasilan mereka membalikkan keadaan.
Sementara itu skuad asuhan Hansi Flick sebelumnya telah memastikan gelar La Liga ke-28 mereka pada Kamis pekan lalu setelah mengalahkan rival sekota, Espanyol, dengan skor 2-0.
Meski merayakannya bersama 650.000 penggemar di jalanan Barcelona pada Jumat, mereka tetap tampil kompetitif di laga ini.(maq)










