Pemain Liverkusen Kritik Taktik Parkir Bus Mourinho

Mourinho bersama pemain As Roma merayakan kemenangan. Foto: Getty

edisiana.com – Gelandang Leverkusen Kerem Demirbay mengkritik taktik defensif Jose Mourinho yang diterapkan di AC Roma.

Pada Jumat dinihari Bayern Leverkusen dan AS Roma bermain imbang tanpa gol di Jerman. Bagi Roma hasil seri itu sudah cukup untuk melaju ke final Eropa kedua berturut-turut. Sebab di leg pertama mengalahkan Leverkusen 1-0 di leg pertama pekan lalu.

Roma gagal mencatatkan tembakan tepat sasaran di leg kedua melawan Leverkusen. Sedangkan tim Bundesliga itu semakin frustrasi dengan taktik parkir bus dari para pemain Roma.

Mengakibatkan pasukan Xabi Alonso tidak mampu menemukan terobosan dengan rapatnya baris pertahanan.

“Sayang sekali di semifinal di level setinggi itu, jenis permainan seperti ini bisa dihargai. Mereka membuat segalanya menjadi sangat jelek pada akhirnya,” kata Demirbay dikutip dari MetroSports pada Jumat ini.

Mourinho, menjelaskan ia memutuskan untuk tidak melakukan selebrasi sebagai tanda penghormatan kepada Alonso, yang dilatihnya di Real Madrid.

“Saya tidak suka merayakannya di depan orang-orang saya dan orang yang melakukan pekerjaan luar biasa di luar sana, Xabi, adalah salah satu dari saya. Itu sebabnya saya berjuang,” ucapnya.

“Sejujurnya, sangat sulit bagi saya untuk menghadapi teman-teman saya karena sementara Anda mungkin lupa selama pertandingan, itu sulit setelahnya,” tambahnya.

Kemenangan Roma ini ke final Liga Europe. Roma akan melawan Sevilla di final Liga Europa di Puskas Arena di Budapest pada 31 Mei.(maq)

BACA JUGA:  Madrid Juara Super Spanyol, Bos Barcelona Minta Maaf