Gara – gara Rugi, Nottingham Forest Dijatuhi Sanksi

Chriswood memberikan semangat kepada pendukung usai mencetak gol. Foto: via Daylimail

edisiana.com – Nottingham Forest berduka. Klub ini dijatuhi sanksi pengurangan empat poin karena melanggar aturan Profit dan Keberlanjutan Liga Premier (PSR) pada Senin kemarin. Akibatnya, jatuh ke zona degradasi Premier League.

Forest mengumpulkan 25 poin setelah 29 pertandingan musim ini. Karena ada  pengurangan pada Senin kemarin, mereka akan turun menjadi 21 poin. Sekarang posisinya jatuh ke peringkat 18, satu poin di belakang Luton Town.

Ini adalah pengurangan poin kedua di Liga Premier musim ini. Sebelumnya Everton  dikurangi 10 poin. Tapi akhirnya hanya  dikurangi menjadi enam setelah mengajukan banding.

Menurut Daylimail menyebutkan komisi independen menentukan sanksi tersebut setelah sidang dua hari di bulan ini.Yang mana klub memiliki kesempatan untuk merinci sejumlah faktor yang meringankan.

“Komisi menemukan bahwa klub Forest telah menunjukkan ‘kerja sama yang luar biasa’ dalam berurusan dengan Liga Premier sepanjang proses,” kata Liga Premier dalam pernyataan seperti dilansir ESPN.

Laporan komisi independen mengatakan dakwaan Forest memerlukan hukuman enam poin namun dikurangi menjadi empat poin setelah mitigasi. Yakni mencakup permohonan awal dan kerja sama yang berarti dalam penyelidikan.

Forest mengatakan mereka sangat kecewa dengan keputusan itu. Dalam pernyataan klub yang diterbitkan pada Senin malam. “Kami sangat kecewa dengan nada dan isi pengajuan Liga Premier di hadapan Komisi,” katanya.

Menurut mereka, pada awalnya Liga Premier meminta sanksi delapan poin yang dinilai sangat tidak proporsional jika dibandingkan sembilan poin yang ditetapkan peraturan mereka untuk kebangkrutan.

Peraturan Liga Premier menetapkan bahwa sebuah klub tidak boleh kehilangan lebih dari £105 juta ($133,6 juta) selama periode tiga tahun.

Peraturan ini berlaku berbeda untuk Forest, karena faktanya mereka berada di divisi kedua Championship hingga tahun 2022. Di mana klub masih diperbolehkan mengalami kerugian maksimum sebesar £39 juta ($49,6 juta) dalam tiga musim atau £13 juta ($16,6 juta) per musim.

Artinya kerugian yang diperbolehkan selama tiga musim terakhir akan berjumlah £61 juta ($77,7 juta).

Forest didakwa pada bulan Januari karena melanggar peraturan tersebut selama periode yang berakhir pada musim 2022-23.

Setelah promosi menjelang musim 2022-23, Forest memecahkan rekor transfer terbanyak oleh klub Liga Premier di jendela penutupan musim dengan 21 kesepakatan terpisah diselesaikan.(maq)

BACA JUGA:  PSG Amankan Tempat di Champions