Villa Ikut Terpeleset, Villa Park Membisu

Barry saat mencetak gol ke gawang Villa. Foto: via Daily Mail

edisiana.com – Aston Villa menyusul Manchester City. Malam Ahad di Villa Park berubah muram. The Villains tumbang di kandang sendiri, dan mimpi menekan papan atas kembali tersendat.

Everton hampir membuat stadion terdiam hanya dalam 11 detik. Merlin Röhl menerobos garis pertahanan Villa setelah menerima umpan panjang.

Tinggal berhadapan dengan takdir, tembakannya rendah. Tiang gawang menyelamatkan tuan rumah dari mimpi buruk tercepat.

Frustrasi David Moyes mencapai puncaknya tak lama kemudian. Sundulan Jake O’Brien dari sepak pojok sempat membuat bangku cadangan Everton bersorak, namun VAR berkata tidak. Harrison Armstrong dinilai offside. Gol dianulir, emosi meledak.

BACA JUGA:  Bayern Deadline Spurs untuk Terima Tawarannya

Villa juga punya momen. Evann Guessand, masuk menggantikan kapten John McGinn yang cedera lutut di awal laga, hampir menjadi pahlawan tak terduga.

Sundulannya melayang melewati Pickford. Mistar gawang kembali bersekongkol dengan nasib. Namun menit ke-59 menjadi titik balik.

Barry mencuri panggung. Kesalahan fatal Emi Martínez dalam mengantisipasi tembakan Dwight McNeil berujung malapetaka. Bola muntah dimanfaatkan Barry dengan penyelesaian lambung penuh kelas. Villa Park terdiam.

BACA JUGA:  Foden Suka Haaland Gabung ke City

Villa mencoba bangkit. Tekanan datang bertubi-tubi. Morgan Rogers hampir menyelamatkan malam timnya, tetapi Jordan Pickford tampil sebagai tembok terakhir. Penyelamatan refleks luar biasa menggagalkan peluang emas sesama pemain timnas Inggris itu.

Hasil ini menurut BBC, membuat Aston Villa menyamai Manchester City dengan 43 poin. Namun kenyataan pahit tak bisa dihindari: mereka tertinggal tujuh poin dari Arsenal dan harus puas di peringkat ketiga karena selisih gol yang jauh lebih buruk.

BACA JUGA:  Gagal Menang di Pengujung Laga, Como Harus Puas Berbagi Poin dengan Genoa

Villa jatuh. Villa Park sunyi. Dan perburuan gelar kembali memanas.(maq)