Barcelona Keok di Anoeta: Offside, Tiang Gawang, dan Malam Penuh Frustrasi

Rashford mencetak gol untuk menyamakan kedudukan . Foto: via BBC

edisiana.com – Barcelona pulang dari Anoeta dengan kepala tertunduk. Kekalahan 3-2 dari Real Sociedad bukan sekadar soal skor, melainkan kisah panjang tentang gol yang dianulir, tiang gawang yang bergetar, dan nasib yang tak berpihak pada tim Catalan.

Dalam 30 menit pertama saja, Barça sudah “mencetak” tiga gol. Fermín López, Frenkie de Jong, dan Lamine Yamal silih berganti menjebol gawang Sociedad. Namun euforia itu sirna seketika.

Wasit tanpa ampun: semuanya dianulir. Offside demi offside menghantui Barcelona seperti kutukan. Sociedad justru tampil efektif.

Mikel Oyarzabal, sang kapten, membuka keunggulan tuan rumah pada menit ke-32 dengan penyelesaian indah yang membelah pertahanan Blaugrana. Anoeta bergemuruh.

BACA JUGA:  Neymar Bantu Alves untuk Bayar Denda Hukuman

Drama belum usai. Di menit-menit akhir babak pertama, Barcelona sempat merasa mendapatkan hadiah penalti.

Lamine Yamal, yang baru berusia 18 tahun, terjatuh setelah tekel Igor Zubeldia. Wasit menunjuk titik putih. Namun VAR kembali menjadi musuh Barça. Penalti dibatalkan. Alasannya sama: offside.

Babak kedua berubah menjadi hujan peluang Barcelona. Dani Olmo dua kali mengguncang tiang gawang pada menit ke-47 dan ke-49.

Robert Lewandowski, yang masuk sebagai pemain pengganti, nyaris mencetak gol lewat sundulan—tapi Alex Remiro masih bisa menepis sebelum bola membentur mistar.

Akhirnya, gol yang ditunggu datang. Marcus Rashford, tujuh menit setelah masuk, menyamakan kedudukan. Harapan Barcelona kembali menyala. Tapi hanya sesaat. Sociedad langsung membalas lewat Gonçalo Guedes, membuat publik tuan rumah kembali bersorak.

BACA JUGA:  Pep: Awas! Jika Cedera, Aku Kejar Kamu, Haaland

Barça belum menyerah. Sundulan Jules Koundé pada menit ke-85 kembali menghantam mistar gawang. Malam itu, tiang dan mistar seolah menjadi benteng terakhir Sociedad.

Tuan rumah harus bermain dengan 10 pemain setelah Carlos Soler diganjar kartu merah langsung pada menit ke-88 akibat tekel keras terhadap Pedri. Namun bahkan dengan keunggulan jumlah pemain,
Barcelona tetap gagal.

Sociedad bertahan mati-matian selama sembilan menit tambahan waktu dan memastikan kemenangan. Hasil akhir: Sociedad 3, Barcelona 2. Kekalahan liga ketiga Barça musim ini.

BACA JUGA:  Ronaldo Selamatkan Bos Solskjaer

Melansir BBC, Blaugrana mengoleksi 49 poin dari 20 laga, hanya unggul satu angka dari Real Madrid di posisi kedua. Sementara itu, Sociedad merangkak naik ke peringkat kedelapan.

Anoeta kembali menjadi tempat luka bagi Barcelona. Gol dianulir, mistar bergetar, dan mimpi yang runtuh.(maq)