Spanyol di Ambang Sejarah, Turki Jadi Rintangan Terakhir di La Cartuja

Alejandro Grimaldo saat membela timnas Spanyol di laga sebelumnya. Foto: via MD

edisiana.com – Tim nasional Spanyol sudah berada di tikungan terakhir kualifikasi Piala Dunia 2026 — dan di Rabu dini hari nanti, La Roja punya kesempatan menorehkan tinta emas dalam sejarah sepak bola Eropa.

Hanya satu langkah lagi. Satu kemenangan untuk menutup perjalanan kualifikasi yang sempurna, sebuah catatan yang menggaungkan kembali gemerlap generasi emas juara dunia 2010.

Atmosfer di La Cartuja bakal membara, dengan Spanyol menjamu Turki yang tengah terluka dan berjuang mempertahankan asa.

BACA JUGA:  Pep: Sudah Adil Hasil Chelsea dan City Imbang

Tak hanya tiga poin yang dipertaruhkan. La Roja juga berpeluang menyamai rekor Eropa untuk rangkaian pertandingan resmi tanpa kekalahan.

Rekor yang sebelumnya ditorehkan Italia era Mancini — sebuah target yang makin memompa adrenalin pasukan De la Fuente.

Situasinya jelas: Spanyol memimpin Grup E dengan keunggulan tiga poin atas Turki, plus selisih gol yang jauh lebih superior.

Angka-angka itu hanya menegaskan dominasi: lima laga, lima kemenangan, 19 gol tercipta, dan lima clean sheet beruntun. De la Fuente telah membangun tim yang bukan hanya menang — tapi mendominasi.

BACA JUGA:  Sikat Prancis 2-1, Spanyol ke Final Euro

Pagi tadi, sang pelatih merilis daftar 23 pemain yang disiapkan untuk duel penentuan tersebut. Menurut MD, dua nama yang sempat dinanti, Alejandro Grimaldo dan Jorge de Frutos, akhirnya tak masuk dalam skuat.

Keputusan yang tentu memicu perbincangan, tapi De la Fuente sudah mantap dengan pilihannya.

La Cartuja bersiap. Spanyol tinggal selangkah dari kesempurnaan — dan Turki bakal menjadi saksi, atau penghalang terakhir. Ini malamnya La Roja. Ini panggung untuk sejarah.(maq)