edisiana.com – Tugas Lee Carsley tuntas. Mengantar Inggris kembali ke kasta teratas Nations League. Timnya membantai Republik Irlandia 5-O di Wembley pada Senin dinihari, 17 November.
Selanjutnya Carsley menyerahkan kepada Thomas Tuchel, yang mulai bermain pada 1 Januari.
Selama menjadi manajer sementara Carsley memenangkan lima dari enam pertandingannya. Dan Inggris menyalakan kekuatan sejak babak pertama tapi membosankan.
Harry Kane memecah kebuntuan dari titik penalti delapan menit setelah jeda. Umpan luar biasa sang kapten melepaskan Jude Bellingham, yang dilanggar oleh Liam Scales.
Membuat bek tersebut mendapat kartu kuning kedua dan dikeluarkan dari lapangan Wembley.
Lantas Anthony Gordon mencetak gol pertamanya untuk Inggris dua menit kemudian. Ia membidik tiang jauh setelah pertahanan Republik gagal menyapu umpan silang debutan Tino Livramento.
Saat Inggris mengalahkan tim tamu yang kelelahan dan putus asa, Conor Gallagher dan pemain pengganti Jarrod Bowen juga mencetak gol untuk pertama kalinya di level senior.
Gallagher mencuri umpan Marc Guehi dari sepak pojok Noni Madueke pada menit ke-58.
Sedangkan Bowen menaklukkan kiper Republik Caoimhin Kelleher dengan sentuhan pertamanya 15 menit menjelang pertandingan usai.
Yang pertama berlanjut saat Taylor Harwood-Bellis, calon menantu mantan kapten Republik Irlandia Roy Keane, masuk sebagai pemain pengganti Kyle Walker di babak kedua.
Dia pun menandai debutnya dengan menyundul bola melewati Kelleher pada menit ke-79.
Laga pamungkas Carsley ini ditutup dengan mengesankan. Menurut BBC, Carsley sekarang akan kembali ke jabatannya sebagai pelatih Inggris U-21, dan ucapan terima kasih dari Asosiasi Sepak Bola menyusul kebisingan latar belakang yang agak kacau menjelang penunjukan Tuchel.
Dan pelatih baru kini terhindar dari play-off Nations League pada bulan Maret.(maq)











