Ini Makanan yang Bisa Membantu Mengelola Stres

Makanan yang mengandung Omega 3 dapat mengelola stress. Foto: via MD

edisiana.com – Makanan bukan sekadar sumber energi bagi tubuh. Apa yang kita konsumsi setiap hari juga dapat berperan dalam menjaga kesehatan mental, termasuk membantu tubuh menghadapi stres.

Pakar gizi Spanyol, Luis Zamora mengungkapkan, pemilihan makanan yang tepat dapat membantu mendukung pengelolaan stres dan menjaga kadar kortisol tetap terkendali.

“Makanan terbaik untuk mengatasi stres adalah makanan yang kaya akan omega-3, magnesium, dan vitamin B6,” ujar Zamora dikutip MD pada hari ini.

Kortisol sendiri merupakan hormon yang diproduksi tubuh sebagai bagian dari respons terhadap stres. Dalam kondisi tertentu, peningkatan kortisol merupakan respons normal.

Namun, stres yang berlangsung terus-menerus dapat membuat tubuh tetap berada dalam kondisi siaga.

Karena itu, pola makan sehat menjadi salah satu bagian penting dalam menjaga keseimbangan tubuh dan pikiran. Makanan tidak serta-merta menjadi obat untuk stres, tetapi asupan bergizi dapat membantu memenuhi kebutuhan tubuh ketika menghadapi tekanan.

BACA JUGA:  Macron Kecam Rusuh Usai Kemenangan PSG, 2 Tewas dan Ratusan Terluka

Omega-3 untuk Mendukung Fungsi Otak

Salah satu nutrisi yang mendapat perhatian adalah asam lemak omega-3. Nutrisi ini banyak ditemukan pada ikan berlemak seperti salmon, sarden, dan makarel.

Omega-3 berperan penting dalam fungsi otak dan kesehatan secara keseluruhan. Memasukkan sumber omega-3 ke dalam pola makan seimbang dapat menjadi salah satu langkah untuk mendukung kesehatan mental.

Selain ikan, omega-3 juga bisa diperoleh dari sumber nabati seperti kenari dan biji chia.

Magnesium, Mineral yang Tak Boleh Dilupakan

Magnesium juga menjadi salah satu nutrisi yang disebut Zamora. Mineral ini terlibat dalam berbagai proses penting di dalam tubuh, termasuk fungsi saraf dan otot.

Kacang-kacangan, biji-bijian, sayuran berdaun hijau, dan beberapa jenis polong-polongan merupakan sumber magnesium yang baik.

BACA JUGA:  Demi PSG, Dua Suporter Nekat Bersembunyi di Toilet Stadion Selama 27 Jam

Asupan magnesium yang cukup membantu memastikan tubuh mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan untuk menjalankan fungsi normalnya.

Vitamin B6 dan Kesehatan Sistem Saraf

Nutrisi lain yang disebut adalah vitamin B6. Vitamin ini memiliki berbagai fungsi dalam metabolisme dan sistem saraf.

Vitamin B6 dapat ditemukan dalam sejumlah makanan, seperti ayam, ikan, kentang, pisang, serta kacang-kacangan.

Namun, bukan berarti mengonsumsi satu jenis makanan tertentu secara langsung dapat “menghilangkan” stres atau menurunkan kortisol. Yang lebih penting adalah membangun pola makan secara keseluruhan dengan komposisi yang beragam dan seimbang.

Bukan Sekadar Soal Makanan

Mengelola stres tidak cukup hanya dengan memperhatikan isi piring. Tidur yang cukup, aktivitas fisik, waktu istirahat, serta kemampuan mengelola tekanan sehari-hari juga memiliki peran penting terhadap kesehatan mental.

Dengan demikian, makanan kaya omega-3, magnesium, dan vitamin B6 dapat menjadi bagian dari gaya hidup sehat. Bukan sebagai solusi instan, melainkan sebagai salah satu fondasi untuk membantu tubuh dan otak tetap mendapatkan nutrisi yang diperlukan.

BACA JUGA:  Haaland Tambah Koleksi Mobil Mewah, Beli Lamborghini dan Bugatti Super Langka

Jika stres terasa berat, berlangsung lama, atau mulai mengganggu aktivitas sehari-hari, berkonsultasi dengan tenaga kesehatan tetap menjadi pilihan yang lebih tepat daripada mengandalkan perubahan pola makan saja.(*)