Bola  

Kunci Juara Piala Dunia 2026, LeBoeuf: Jaga Kekompakan Tim

Piala Dunia menjadi sumber cuan bagi timnas dan pemain. Foto: via Daily Mail

edisiana.com – Mantan pemain Timnas Prancis Frank LeBoeuf membagikan resep sederhana untuk menjadi juara di Piala Dunia 2026. Menurutnya, kunci utama kesuksesan sebuah tim adalah menjaga kekompakan skuad.

LeBoeuf bukan sosok sembarangan. Dia merupakan bagian penting dari tim Prancis yang menjuarai Piala Dunia 1998. Pada laga final melawan Brasil, LeBoeuf mendapat tugas khusus untuk mengawal bintang Selecao, Ronaldo.

Tugas tersebut mampu dijalankannya dengan baik. Prancis berhasil menjaga gawang tetap nirbobol dan menang telak 3-0 atas Brasil untuk meraih gelar juara dunia pertama mereka.

BACA JUGA:  Koeman: Saya Tidak Bisa Berkata-kata Lagi

Pengalaman itu membuat LeBoeuf memahami faktor terpenting di balik keberhasilan Les Bleus. Menurutnya, kekompakan antarpemain jauh lebih penting dibanding sekadar mengumpulkan pemain-pemain terbaik.

Apalagi, saat itu LeBoeuf harus beradaptasi dengan cepat di partai final setelah menggantikan Laurent Blanc yang absen akibat sanksi larangan bermain.

“Kekompakan. Itulah kata kunci bagi seorang pemenang Piala Dunia. Anda harus menerima itu, karena ketika pelatih memilih skuad yang terdiri dari 25 pemain, dia mungkin tidak memilih semua pemain terbaik,” ujar LeBoeuf dinukil dari Sport Mole pada hari ini.

BACA JUGA:  Kisah Estevao, Calon Bintang Brasil (Bagian-4): Rasa Messi dan Performa Rasa Di Maria

Menurut dia, membangun tim yang solid merupakan prioritas utama bagi seorang pelatih. Sebab, skuad yang berisi banyak pemain bintang belum tentu mampu bekerja sama dengan baik di lapangan.

“Anda tidak memilih 25 pemain terbaik di negara ini, karena itu tidak akan berhasil. Anda mencoba membangun klub, tim, yang sesuai, karena semua pemain yang bermain di level klub tidak pernah duduk di bangku cadangan,” tambahnya.

Pernyataan LeBoeuf menjadi pengingat bahwa harmoni di dalam tim dapat menjadi faktor pembeda dalam perburuan gelar Piala Dunia 2026. Dengan persaingan yang semakin ketat, kekompakan diyakini tetap menjadi fondasi utama bagi tim yang ingin mengangkat trofi paling bergengsi di sepak bola dunia.(maq)