edisiana.com – Erik ten Hag meminta anak asuhnya agar kemenangan 4-3 terhadap Liverpool menjadi momen kebangkitan. Untuk mengalahkan semua lawan-lawannya.
Pemain pengganti Amad Diallo mencetak gol kemenangan pada menit ke-121 untuk membawa United lolos ke semifinal melawan tim Kejuaraan EFL Coventry di Wembley bulan depan.
Tim asuhan Ten Hag mengalami musim yang mengecewakan, namun masih bisa mengakhiri musim dengan trofi dan tempat di Liga Champions.
“Ini mungkin saatnya. Tim mempunyai keyakinan dan energi untuk melakukan hal-hal luar biasa. Ketika bisa mengalahkan Liverpool, Anda bisa mengalahkan lawan mana pun,” kata Ten Hag dikutip dari ESPN pada hari ini.
Ten Hag menghadapi pemecatan seiring kedatangan salah satu pemilik baru, Sir Jim Ratcliffe. Tapi pelatih asal Belanda itu mengatakan para pemainnya menunjukkan mengapa dia adalah orang yang tepat untuk pekerjaan itu dengan penampilan mereka melawan tim Jurgen Klopp.
“Selama 35 menit pertama, kami kembali menunjukkan bahwa masa depan tim ini sangat cerah,” ujarnya menambahkan.
Menurut dia, sepanjang waktu itu, Setan Merah tampil konsisten. “Mereka memiliki karakter hebat dan determinasi yang kita lihat lagi,” ucapnya.
Ten Hag juga memuji Amad, yang dikeluarkan dari lapangan saat merayakan golnya setelah mendapat kartu kuning kedua karena melepas kausnya.
Pemain berusia 21 tahun, yang dikaitkan dengan peminjaman pada bulan Januari, hanya bermain 88 menit musim ini. Dia memberikan dampak penting sebagai pemain pengganti di menit-menit akhir melawan Liverpool.
“Saya sangat bahagia untuknya. Dia adalah salah satu pemain yang mengalami kemunduran besar. Dia kembali tetapi ada banyak persaingan di posisinya dan dia tidak selalu mendapatkan waktu yang pantas untuk bermain,” terang Ten Hag.
“Itu menunjukkan kontribusinya dalam mencetak gol, tapi kami tahu dia bisa melakukannya. Saya sangat senang dia bisa melakukannya,” pungkas pelatih berambut plontos itu.(maq)
Kalahkan Liverpool, Ten Hag Minta Jadi Momen Kebangkitan MU









