edisiana.com – Atletico Madrid kembali menunjukkan performa buruk di laga tandang usai secara mengejutkan kalah 0-2 dari Osasuna pada laga Jumat dini hari tadi. Kekalahan ini menambah catatan buruk mereka: hanya satu kemenangan dari enam laga tandang terakhir dan gagal mencetak gol dalam tiga pertandingan terakhir.
Sejak awal pertandingan, Atletico tampak tampil tanpa semangat menghadapi Osasuna, tim yang tengah berjuang untuk kembali ke kompetisi Eropa untuk pertama kalinya dalam hampir 20 tahun.
Kesempatan itu tak disia-siakan oleh tuan rumah. Pada menit ke-25, Alejandro Catena membuka keunggulan Osasuna. Gol bermula dari tendangan sudut Bryan Zaragoza yang diteruskan dengan umpan silang dan disundul oleh Catena ke pojok kiri bawah gawang.
Memasuki babak kedua, Atletico mencoba bangkit dan mengambil alih jalannya pertandingan. Mereka mendominasi serangan dengan total sembilan tembakan, namun tak satupun yang mampu menembus pertahanan Osasuna yang tampil disiplin.
Petaka justru datang di penghujung laga. Osasuna menggandakan keunggulan lewat sundulan Ante Budimir setelah menerima umpan silang dari Kike Barja. Sundulannya dari tengah kotak penalti kembali mengarah ke pojok kiri bawah dan tak mampu dihentikan oleh kiper Atletico.
Hasil ini menjadi pukulan telak bagi Atletico dalam upaya mereka mengamankan posisi di zona Liga Champions, sementara Osasuna mendapatkan suntikan semangat besar dalam perburuan tiket ke Eropa musim depan.
Pelatih Atletico Madrid Diego Simeone mengaku bertanggung jawab penuh atas kekalahan timnya atas Osasuna di LaLiga.
“Saya pikir kami bermain lebih baik hari ini dibandingkan saat melawan Alaves dan Las Palmas. Tapi jelas pelatih tidak menemukan cara untuk menginspirasi para pemain agar tampil sebaik mungkin saat bermain di kandang lawan,” kata Simeone dinukil dari ESPN.
“Saya tanggung jawab agar mereka tidak memamerkan apa yang mereka lakukan saat bermain di kandang sendiri di luar kandang,” tambahnya.(maq)











