Bola  

Dongeng Leicester City Telah Berakhir

Kendati Brendan Rodgers sudah diganti dengan manajer baru tatap juga Leicester tidak keluar dari degradasi. foto: AFP

edisiana.com – Para penggemar Foxes mencurahkan isi hatinya ke media sosial (Medsos) untuk mengungkapkan rasa kekecewaan terhadap posisi mereka di klasemen Liga Inggris.

The Foxes, julukan Leicester City duduk di urutan ke-19 setelah kalah dari Liverpool 0-3 pada dinihari tadi. Mengingat lawannya Newcastle dan West Ham di sisa pertandingan terakhir musim ini, rasanya tak mungkin Leicester keluar dari jurang degradasi.

Oleh karena itu banyak pendukung mereka melapaskan isi hatinya dì Medsos. Dì antara Jamie. “Setiap dongeng memiliki akhir. Mereka sedang menulis terakhir saat kita bicara. Jatuh dari kasih karunia tidak datang jauh lebih besar dari ini,” tulisnya.

Begitu juga fans Leicester yang lain. “Selamat tinggal Leicester. Benar-benar buruk,” tulis Paul.

Sementara itu, para pendukung Leicester berbondong-bondong meninggalkan Stadion King Power dengan 20 menit tersisa melawan Liverpool.

The Foxes akan menghadapi West Ham pada hari terakhir musim ini. Namun kekalahan 3-0 atas Liverpool tetapi terasa seperti momen yang krusial.

Jika Everton menang di Wolves pada hari Sabtu mendatang dan tim Dean Smith dikalahkan di Newcastle dua hari kemudian, maka sudah pasti Leicester akan terdegradasi ke Championship.

PatokanLeicester setelah dikalahkan oleh Liverpool, mendekam di posisi ke-19 dan terpaut dua poin dari Everton yang berada di atasnya.

“Ini bukan margin kekalahan, itu cara kekalahan. Ini bagaimana mereka hancur setelah gol pertama Liverpool itu,” kata mantan penjaga gawang Inggris Paul Robinson dilansir BBC.

Mantan pemain Manchester United, Gary Naville menilai sudah tidak punya semangat untuk menang. Dan sulit untuk bertahan dì Premier League.

“Saya pikir mereka terlihat seperti sekelompok pemain yang kalah. Apa pun bisa terjadi, tetapi saya benar-benar merasa Leicester malam ini telah tamat dan tidak akan kembali lagi,” ucapnya.(maq)

BACA JUGA:  Pep Tiupkan Trompet Perang untuk Madrid