Guardiola Berdoa, agar City Tidak Mengulangi Kisah Drama Aguero

312
Pep Guardiola terperangah dengan kegagalan penalti Mahrez. Foto: Reuter

Bola, edisiana.com – Pep Guardiola berharap timnya tak mengulangi kisah 10 tahun silam. Kala Sergio Aguero menentukan Manchester City gelar juara di menit injury time. 

Oleh karena itu Pep Guardiola berdoa agar Manchester City tidak menjalani pertandingan melalui hari terakhir drama Sergio Aguero setelah hasil imbang melawan West Ham.

Guardiola menyaksikan para pemainnya melakukan perlawanan brilian dari ketinggalan 2-0 untuk merebut satu poin.  Bila mereka mengalahkan Aston Villa Minggu depan, maka tuntas sudah. City akan dinobatkan sebagai juara

BACA JUGA:  Hengkang dari Madrid, Benzema Hijrah ke Arab

Tapi rivalnya Liverpool bisa membawanya ke hari terakhir jika mereka menang di Southampton pada hari Selasa nanti. Tentunya akan membawa kembali kenangan saat City merebut gelar dengan gol kemenangan terakhir Aguero melawan pada tahun 2012.

Guardiola, yang ambil bagian dalam perayaan sepuluh tahun untuk kemenangan menit ke-93 Aguero Jumat lalu, mengatakan momen satu dekade lalu milik Sergio, Roberto Mancini dan semua pemain waktu itu. 

“Semoga tidak, tolong, tidak pada saat itu! Saya akan mengatakan itu serupa karena itu tergantung pada kita,” ujar pelatih plontos asal Spanyol tersebut seperti dikutip dari Mirror pada hari ini. 

BACA JUGA:  Kiper PSG Dirampok, Barang Berharga Senilai Rp8,3 M Digasak

“Ini akan sulit karena ada satu bagian yang emosional dan harus menganalisis dengan tepat, apa yang harus dilakukan untuk mengalahkan Aston Villa. Kami akan memberikan semua yang kami miliki selama 95 menit untuk memenangkan gelar,” imbuhnya menjelaskan. 

Menurut mantan pelatih Barcelona itu, sekarang tidak ada perdebatan tentang selisih gol atau apa pun. “Kami harus memenangkan pertandingan kami untuk menjadi juara. Jika kami tidak menang, Liverpool akan menjadi juara,” tuturnya. 

BACA JUGA:  Kalahkan Fiorentina, Inter Juara Coppa Italia

“Tapi aku bisa meyakinkanmu sesuatu. Dalam satu minggu, stadion kami akan terjual habis dan kami akan memberi mereka seluruh hidup kami selama 95 menit dan mereka akan memberi kami hidup mereka,” sambungnya.  

Ia juga menjelaskan pada laga akhir melawan Aston Villa itu sangat istimewa karena bermain di Etihad.  “Ini merupakan kesempatan kami bersama-sama untuk memenangkan satu pertandingan untuk menjadi juara,” ujarnya.(maq)

BAGIKAN