edisiana.com – Everton, bagaimanapun, tetap berada dalam bahaya degradasi pertama sejak 1951. Kendati masih di posisi 16 di klasemen liga Inggris.
Everton hanya mengumpulkan 27 poin, dua tingkat dan dua poin di atas zona degradasi. Yang dinilai rawan terdegradasi dengan sisa enam pertandingan lagi.
Mereka menghadapi pertarungan besar dengan sesama tim yang sedang berjuang Nottingham Forest pada hari Minggu depan.
Saat ini kepercayaan diri mereka, terpuruk karena selisih selisih gol dengan tim papan bawah. Apalagi mereka terkena kembali hukuman pengurangan poin karena melakukan pelanggaran kesehatan keuangan klub.
Dalam tiga musim ini belakangan ini, mereka berjuang sampai akhir musim agar tidak jatuh ke liga Championship. Untung masih dielakkan dengan kemenangan mereka. Tanpa ada pengurangan poin.
Sekarang dalam musim ini, mereka dua kali dijatuhkan hukuman. Apalagi mereka sudah jatuh mental dari pertandingan melawan Chelsea pada dinihari tadi. Dan dihajar enam gol tanpa balas.
“Ini malam yang mengerikan, seperti berjalan bermil-mil jauhnya dari tempat yang kami inginkan,” kata Sean Dyche, pelatih Everton dinukil dari ESPN.
“Lapangan yang sulit, tekel yang sederhana, prinsip-prinsip dasar – semuanya sudah tidak ada lagi dan itu adalah pengingat besar akan keberadaan kami,” tambahhya dengan frustasi.(maq)











