Smith: Kalah dari City Bukan Kiamat Bagi Kami

172
Dean Smith mengarahkan pemainnya saat kalah melawan Manchester City. Foto: Getty via Daylimail

edisiana.com – Dean Smith mengaku kecewa atas kekalahan Leicester City melawan Manchester City di Etihad, Sabtu tengah malam tadi. Namun duel itu bukanlah kiamat bagi timnya untuk bangkit dari zona degradasi.

“Ada banyak yang bisa kita ambil. Saya jelas kecewa tapi defisit dua gol dari tim terbaik dunia bukanlah akhir dari dunia,” ujar Smith, bos baru The Foxes dinukil dari ESPN pada hari ini.

Manchester City tampil dominan dalam pertandingan ini. Memiliki penguasaan 80 persen. Sehingga Leicester tidak bisa bergerak di babak pertama.

Pada menit kelima, Jong Stones sudah membuat keunggulan bagi City. Dengan bola melayang di sekitar kotak penalti, Stones menggunakan kaki kirinya untuk menaklukkan kiper Daniel Iversen.

Haaland lalu mengubah skor menjadi 2-0 melalui penalti pada menit ke-12, karena handball Ndidi. Dia kemudian mencetak gol keduanya pada menit ke-25.

“Musim kami tidak akan ditentukan di sini, kami memiliki serangkaian pertandingan di mana kami harus memenangkan pertandingan,” jelas Smith.

Dì babak kedua, City memasukkan pemain cadangannya. Tekanan City terhadap tamunya mulai berkurang. Kesempatan ini dimanfaatkan Leicester.

Iheanacho dengan membalaskan satu gol untuk Leicester pada menit ke-75. Leicester memiliki beberapa peluang mencetak gol lagi.

Sayang kiper Ederson bisa menghentikan tembakan Madsison setelah satu lawan satu. Jelang laga berakhir tendangan Iheanacho membentur tiang gawang.

Bagi The Citizens kemenangan ini memangkas jarak dengan Arsenal menjadi hanya tiga poin. Sementara The Gunners baru nanti malam bertanding melawan Nottingham Forest.(maq)

BACA JUGA:  Pasien Covid-19 yang Sembuh di Kepri 78 Persen
BAGIKAN