Sunderland Menang, Newcastle Tersungkur oleh Gol Bunuh Diri

Nick Woltemade hanya bisa tertunduk di depan pemain Sunderland. Foto: via Daily Mail

edisiana.com – Sunderland tak butuh keajaiban. Tak perlu rangkaian umpan indah. Bahkan tak perlu mencetak gol sendiri. Satu kesalahan dari Nick Woltemade sudah cukup untuk menghadirkan kemenangan derbi yang akan lama dikenang atas rival abadi mereka, Newcastle United.

Sejak menit pertama, laga berlangsung dengan tempo liar dan intensitas tinggi. Derbi sejati. Tapi di balik panasnya atmosfer, kedua tim tampil gugup dan miskin ide di sepertiga akhir.

Babak pertama menjadi milik ketegangan, bukan kualitas. Granit Xhaka, sang kapten, mencoba peruntungan dari luar kotak penalti—melambung. Bek Dan Ballard menyundul bola—juga melenceng. Peluang ada, ketenangan tidak.

Segalanya berubah setelah jeda. Sunderland melancarkan pukulan telak yang tak terduga. Nick Woltemade, dengan nasib kejam, mencatatkan namanya dalam sejarah.

Gol bunuh diri kedua yang pernah terjadi di derbi Tyne–Wear dalam era Premier League. Stadion meledak. Newcastle terdiam.

Tuan rumah nyaris menutup malam dengan gol kedua. Di menit-menit akhir, Wilson Isidor—masuk sebagai pemain pengganti—melepaskan tendangan voli keras.

BACA JUGA:  Berkah Sanchez Cedera, Chelsea Temukan Kiper Andalan

Namun Aaron Ramsdale tampil heroik, melakukan penyelamatan gemilang untuk menjaga Newcastle tetap hidup, meski hanya secara skor.

Peluit akhir menegaskan segalanya. Sunderland menang. Derbi milik mereka. Tiga poin berharga ini mengangkat The Black Cats ke peringkat ketujuh klasemen—lima tingkat di atas Newcastle.

Di Tyne–Wear, terkadang satu kesalahan sudah cukup untuk menentukan segalanya. Dan malam ini, Sunderland tertawa paling keras.(maq)