Proyek Gorong-gorong di Hang Nadim Senilai Rp19.898.332.000

686

Batam, edisiana.com – Badan Pengusahaan (BP) Batam akan melakukan pekerjaan perbaikan gorong-gorong corrugated steel yang melintasi runway dan taxiway. Proyek ini memakan biaya sebesar Rp19.898.332.000.

Pekerjaan perbaikan gorong-gorong tersebut resmi dimulai pada hari Senin, 14 Desember 2020. Dengan ditandai dengan penyerahan perlengkapan alat pelindung diri (APD), berupa helm dan rompi kerja, yang diserahkan oleh Kepala Seksi Pembangunan Bandara Direktorat Infrastruktur Kawasan, Teuku Ridwan Effendy, kepada Kontraktor Pelaksana PT Lingkar Persada, Robert Simanjuntak, dan Konsultan Supervisi PT Batam Structural Engineers, Januarto, di ruang pertemuan lantai 2 Bandara Hang Nadim, Batam.

BACA JUGA:  Kontrak Moya Mau Habis, BP Batam Buka Tender Baru, dan Ini Paketnya

Berdasarkan Surat Perjanjian/Kontrak Nomor IV/SPJ/PPKPNBP.5127.014.002.051.A.525114/12/2020 tanggal 11 Desember 2020, nilai kontrak P. Lingkar Persada sebagai Kontraktor Pelaksana sebesar Rp19.898.332.000,-.

Sedangkan nilai kontrak PT Batam Structural Engineers sebagai Konsultan Supervisi sebesar Rp556.868.000,- berdasarkan Surat Perjanjian/Kontrak Nomor IV/SPJ-S/PPK PNBP.5127.014.002.051.A.525113/12/2020 tanggal 11 Desember 2020 dengan menggunakan anggaran PNBP.

Dalam Pre Construction Meeting yang membahas persiapan pelaksanaan teknis pekerjaan tersebut, Kepala Seksi Pembangunan Bandara, Teuku Ridwan Effendy, mengharapkan agar pelaksana proyek selalu mengikuti peraturan keselamatan penerbangan di area bandara.

Oleh karena itu diminta agar PT Lingkar Persada, sebagai kontraktor pelaksana dan PT Batam Structural Engineers sebagai konsultan supervisi, selalu berkordinasi dengan unit terkait di lingkungan bandara, baik dengan manajemen BUBU Hang Nadim, BMKG, maupun dengan AirNav.

BACA JUGA:  Relokasi Pipa Air Bersih di Nongsa Makan Waktu Sehari

“Koordinasi ini harus selalu dilakukan, karena menyangkut keselamatan penerbangan dan terdapat peralatan yang memang berhubungan dengan BMKG dan AirNav,” kata Teuku Ridwan Effendy dalam siaran pers, Selasa, 15 Desember 2020.

General Manager BUBU Hang Nadim, Benny Syahroni, yang memimpin pertemuan Pre Construction Meeting, berharap, pekerjaan ini dapat diselesaikan dengan OTOBOS (on time, on budget, on specification) dan menghasilkan kualitas fasilitas yang baik.

BACA JUGA:  Target BUP BP Batam 2025: Peti Kemas 1,8 Juta TEUs

“Kontraktor dan konsultan diharapkan selalu aktif berkomunikasi dengan pihak-pihak terkait agar pelaksanaan pekerjaan ini bisa terselenggara dengan lancar. Pihak Bandara Internasional Hang Nadim terbuka apabila terdapat hal-hal yang harus dikoordinasikan dan terdapat kendala teknis di lapangan,” ujar Benny Syahroni.

Sementara itu, Pelaksana Proyek dari PT Lingkar Persada, Robert Simanjuntak, mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk melaksanakan kerjasama dengan baik dan sesuai kontrak, aman, dan selamat hingga akhir proyek selesai.

“Semoga kerjasama ini dapat terlaksana sesuai dengan perencanaan dan sesuai dengan harapan,” kata Robert Simanjuntak.(maq)

BAGIKAN