Irlandia Utara Pulang dengan Kepala Tegak: Kalah di Slovakia, Namun Tiket Play-off Tetap di Genggaman

Pemain Slovakia merayakan kemenangan di tengah kesedihan pemain Irlandia Utara tapi tetap masuk playoff. Foto: via ESPN

edisiana.com – Irlandia Utara meninggalkan Kosicka Futbalova Arena dengan rasa pahit–manis: tumbang 1-0 dari Slovakia, namun tetap mengantongi tiket babak play-off Piala Dunia. Sebuah malam yang dramatis, penuh ketegangan, dan sarat emosi… khas sepak bola yang memeras detak jantung.

Datang dengan skuat pincang—tanpa Shea Charles, Ali McCann, Brodie Spencer, dan Ethan Galbraith—Michael O’Neill terpaksa merombak timnya. Brad Lyons, Ruairi McConville, George Saville, plus kembalinya Conor Bradley masuk ke starting XI. Dion Charles memimpin lini depan.

Di kubu lawan, Slovakia mendapat amunisi penuh dengan kehadiran kembali Stanislav Lobotka dan Dávid Hancko.

Namun justru Irlandia Utara yang menggebrak lebih dulu. Pada menit ke-17, Ballard hampir saja mengubah malam menjadi milik mereka.

BACA JUGA:  BP Batam Terima 476 Pengaduan Masyarakat

Ia melompati tiga pemain bertahan, menyambut umpan bebas Justin Devenny dengan sundulan mematikan—tapi bola hanya lewat beberapa sentimeter dari sasaran. Peluang emas terbuang.

Slovakia merespons dengan gigitan balik yang brutal. Strelec, yang seperti lolos dari offside, tinggal berhadapan dengan Bailey Peacock-Farrell.

Bola sudah melewati sang kiper… namun membentur tiang! Bola pantul mengarah ke Dávid Duris, tetapi sundulannya justru melambung. Stadion seolah menahan napas.

Pertandingan berjalan seperti perang saraf. Irlandia Utara mencari peluang dari bola mati, tapi tak pernah benar-benar menghasilkan tusukan berbahaya. Dion Charles begitu frustrasi sampai akhirnya digantikan Jamie Reid di babak kedua.

Slovakia sempat merayakan gol pada menit ke-53 lewat tendangan bebas rendah Haraslin—namun VAR menganulir karena Milan Skriniar berdiri dalam posisi offside.

BACA JUGA:  Vissel Kobe Pecat Bosnya Iniesta

Beberapa menit berselang, lagi-lagi tuan rumah merayakan gol… dan lagi-lagi dianulir. Kali ini Strelec kedapatan menggunakan tangan untuk mengarahkan bola.

O’Neill mencoba segalanya: perubahan formasi, energi segar dari bangku cadangan, tetapi Slovakia semakin menggila di menit-menit akhir.

Dan ketika pertahanan Irlandia Utara mulai retak, Bobcek memanfaatkan kekacauan dari situasi sepak pojok untuk mencetak gol penentu kemenangan.

Sebagai pelengkap penderitaan, Ballard menerima kartu kuning keras karena mendorong Lobotka dan langsung diusir. Tak lama, bahkan O’Neill pun ikut diganjar kartu kuning setelah peluit panjang berbunyi. Malam yang benar-benar gelap bagi Irlandia Utara.

BACA JUGA:  Liverpool Dicabik-cabik Srigala, Apakah Klopp Mundur?

Namun satu hal tetap terjaga: harapan. Meski tak mungkin lolos langsung dari Grup A, mereka telah memastikan diri melangkah ke play-off.

Jalan menuju Piala Dunia masih terbuka—meski harus melewati jalur yang berliku. Mereka kalah, tapi tidak tumbang. Irlandia Utara masih hidup dalam perburuan.(maq)