edisiana.com – Brasil harus puas dengan hasil imbang 1-1 di Venezuela dalam pertandingan kualifikasi Piala Dunia Amerika Selatan pada Jumat pagi ini.
Pertandingan bertempo tinggi ini menghasilkan banyak peluang dari kedua tim. Masing-masing mencatatkan 11 percobaan gol.
Dan Brasil menikmati lebih dari 60 persen penguasaan bola, namun gagal mengubah dominasi mereka menjadi gol dan sering terkena serangan balik.
Setelah meraih kemenangan berturut-turut melawan Peru dan Chile, Brasil tampil berbahaya sejak awal pertandingan.
Melalui Vinicius yang terus memberikan ancaman, tendangannya membentur tiang gawang pada menit ke-20.
Raphinha memberi Brasil keunggulan, mencetak tendangan kaki kiri yang bagus dari tendangan bebas di tepi kotak penalti pada menit ke-43. Bolanya memantul ke tiang kiri sebelum membobol gawang.
Itu adalah gol pertama Brasil dari tendangan bebas dalam kurun waktu 19 tahun di kualifikasi Piala Dunia.
Yang sebelumnya oleh mantan bek sayap Real Madrid Roberto Carlos juga mencetak gol ke gawang Venezuela pada tahun 2005.
Namun Segovia melakukan tembakan upaya pertama yang tak terhentikan dari tepi kotak 38 detik memasuki babak kedua untuk menyamakan kedudukan berkat bantuan Jefferson Savarino.
Namun Brasil terus mengancam dan berpeluang kembali unggul pada menit ke-62 ketika Vinicius dilanggar di dalam kotak penalti oleh kiper Rafael Romo dalam serangan balik.
Namun, Romo menghentikan tendangan penalti Vinicius yang buruk dan penyerang Real Madrid itu juga gagal menyarangkan bola pantul. Karen melebar di sisi kiri gawang yang kosong.
Venezuela bertahan melawan tekanan Brasil yang terlambat untuk mendapatkan gol kemenangan.
“Ini menyedihkan karena, bagi saya, hal terpenting adalah menang dan saya pikir kami seharusnya bisa memenangkan pertandingan ini,” kata Raphinha seperti dilansir ESPN pada hari ini.
Juara Piala Dunia lima kali Brasil berada di urutan ketiga klasemen dengan 17 poin, terpaut lima poin dari pemimpin klasemen Argentina.
Sementara Venezuela di urutan ketujuh dengan 12 poin. Enam tim teratas dijamin mendapat tempat di putaran final 2026.(maq)











