edisiana.com – Barcelona memenangkan gelar liga ke-27 selepas memperoleh kemenangan 4-2 atas tetangga Espanyol. Namun pendukung tuan rumah marah, mengejar pemain Barca sampai ke terowongan stadion.
Para pemain Xavi bergandengan tangan dan bangkit di sekitar lingkaran tengah setelah memenangkan derby Catalan.
Para pendukung Espanyol yang marah kemudian memecahkan penjagaan keamanan yang tidak ada dan menuju ke arah sang juara yang dengan cepat masuk ke ruang ganti.
Keamanan awalnya mencoba untuk memblokir para penggemar, tetapi lantaran terlalu banyak tetap bobol. Mereka berjalan ke arah para pemain Barca.
Keamanan terus menahan pendukung Yang sudah emosional saat saingan mereka yang merayakan di lapangan Espnayol.
Beberapa pendukung ultras berjalan menyusuri terowongan dan dihadang oleh para pemain Barca termasuk Sergio Busquets dan Marcos Alonso.
Sementara yang lain mengalihkan perhatian mereka ke dewan, dengan klub di ambang degradasi.
Diyakini tidak ada pemain yang dirugikan, meskipun keluarnya lapangan dengan cepat memberikan kejutan dan meredam perayaan klub untuk memenangkan LaLiga.
“Itu normal untuk merayakan tetapi saya mengerti bahwa kami tidak di rumah dan kami tidak bisa tidak sopan,” kata Xavi Hernandez dilansir Daylimail pada Senin ini.
Espanyol yang dihantui degradasi secara mengejutkan pada malam itu dan dikalahkan dengan baik oleh tim Barcelona yang dipimpin dari depan oleh Robert Lewandowski.
Dia mencetak gol pembuka pertandingan di menit ke-11 dari umpan Alejandro Balde dan Balde yang mencetak gol kedua di menit ke-20.
Lima menit sebelum jeda, Lewandowski mencetak golnya yang ke-21 musim ini dan gol keduanya malam itu untuk menjadikan skor 3-0 sebelum turun minum.
Lowendowski menyelesaikan musim ini tidak hanya sebagai juara tetapi juga sebagai pencetak gol terbanyak di La Liga.(maq)
Pendukung Espanyol Serang Pemain Barca











