United Menang Lagi, Villa Dipaksa Pulang dengan Kekalahan 1-3

Mainoo dibayangi pemain Aston Villa, Barkley. Foto: via BBC

edisiana.com – Manchester United kembali menunjukkan tajinya. Setan Merah menaklukkan Aston Villa dengan skor 3-1 pada laga lanjutan Premier League, Minggu malam.

Hasil ini membuat persaingan menuju tiket Liga Champions UEFA semakin memanas.
Pertandingan sempat berjalan datar pada babak pertama.

Intensitas permainan kedua tim relatif rendah sebelum jeda turun minum. Namun, situasi berubah drastis setelah interval, terutama berkat peran kapten United, Bruno Fernandes.

Gol pembuka tuan rumah bermula dari peluang Bryan Mbeumo yang ditepis kiper Villa, Emiliano Martínez. Dari situasi sepak pojok, Fernandes mengirimkan umpan silang presisi ke dekat tiang gawang.

BACA JUGA:  Yunani Dilibas Denmark 4-1, Harapan Lolos ke Piala Dunia Kian Menipis

Bola kemudian disambut sundulan Casemiro. Si kulit bundar sempat membentur tiang jauh sebelum akhirnya bersarang di gawang Villa. United unggul 1-0.

Tim tamu tidak tinggal diam. Hanya berselang 11 menit, Ross Barkley menyamakan kedudukan lewat tendangan cepat yang gagal diantisipasi lini belakang tuan rumah.

Meski demikian, United kembali mengambil kendali permainan. Fernandes kembali menjadi motor serangan dengan umpan terobosan brilian yang mengoyak lini pertahanan Villa. Bola mengarah ke Matheus Cunha yang berlari bebas.

Pemain Brasil itu menyelesaikan peluang dengan tenang melalui tembakan rendah ke sudut jauh gawang. United kembali memimpin 2-1.

BACA JUGA:  Manajer Dortmund: Sepantasnya Kami Menang!

Gol penutup datang dari pemain pengganti Benjamin Šeško. Tendangannya sempat membentur pemain lawan sebelum melambung melewati Martínez dan masuk ke gawang.

Kemenangan ini membuat tim asuhan Michael Carrick tetap kokoh di posisi ketiga klasemen. Selain itu, hasil tersebut juga menjadi kemenangan kandang keenam beruntun bagi pelatih interim United tersebut.

Catatan itu menyamai start impresif sejumlah pelatih top di awal karier mereka di Premier League seperti Sven-Göran Eriksson, Carlo Ancelotti, dan Manuel Pellegrini.

Di sisi lain, menukil BBC, Aston Villa masih belum konsisten. Dalam 12 laga liga terakhir, mereka hanya mampu meraih tiga kemenangan. Raihan 12 poin dalam periode tersebut membuat peluang mereka untuk menembus kompetisi elite Eropa musim depan semakin terancam.(maq)