11 Investor Tertarik Investasi di Bidang Solar Panel di Batam

BP Batam memaparkan peluang investasi di wilayahnya kepada perwakilan Denmark. Foto: Humas BP Batam

Batam, edisiana.com Kepala Pusat Pengembangan KPBPBB dan KEK, Irfan Syakir, menjelaskan BP Batam saat ini sudah melakukan MoU bersama dengan investor.

Ia mengatakan potensi floating solar di Waduk Duriangkang nantinya 20 persen akan membantu supply kebutuhan energi Batam dan 80 persen akan berorientasi ekspor.

“Waduk lainnya yang ada di Batam, yaitu waduk Tembesi, yang merupakan waduk terbesar kedua setelah waduk Duriangkang juga telah melaksanakan MoU. Sejauh ini, sudah ada 11 investor yang tertarik pada sektor solar panel di waduk lainnya,” ujar Irfan Syakir saat memaparkan peluang investasi perwakilan Denmark.

BACA JUGA:  Yuk! Menginap di HARRIS Resort Bareng, Harga Kamar Mulai dari Rp, 588,000

Perwakilan Kedubes Denmark yang berkunjung ke BP Batam antara lain Konsulat Bagian Komersial Kedubes Denmark, Jepsen Jacob Kohl, didampingi Penasihat Energi Terbarukan, Dwina Soerono dan VP Business Development PT Sanitec Pradana Teknik, Heru Kuswanto.

Sementara Direktur Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan, Binsar Tambunan, mengemukakan, Denmark dapat menangkap peluang investasi di bidang pengelolaan limbah atau Waste Water Treatment Plant (WWTP). Hal ini sejalan dengan rencana BP Batam dalam pengembangan green city dan smart city.

BACA JUGA:  Alhamdulillah, Panti Asuhan Restu Illahi Dapat Paket Buka dari BP Batam

Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Aristuty Sirait, menyampaikan kondisi Batam terkini.

Ia mengatakan Batam terus berkembang sebagai Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas serta Kawasan Ekonomi Khusus, meski di tengah keadaan pandemi saat ini, investasi di Batam menunjukkan tren positif dan terus meningkat dengan baik.

“Kasus Covid-19 di Batam kian menurun, sehingga hal ini menjadi peluang yang bagus untuk Batam semakin berkembang dengan menerima banyak investor asing,” ujar Ariastuty Sirait.(maq)