edisiana.com – Mohammed Salah mengatakan sangat dia benci dengan orang yang menyebut Liverpool dianggap tim underdog untuk gelar Liga Premier.
The Reds telah memasuki jeda internasional terakhir tahun kalender ini. Mereka unggul lima poin dari juara bertahan Manchester City. Namun masih ada dua pertandingan lagi melawan tim asuhan Pep Guardiola.
Masa transisi Arne Slot sebagai manajer berjalan mulus dengan ekspektasi pramusim bahwa Liverpool mungkin memerlukan waktu untuk melakukan penyesuaian kembali.
Tapi Salah percaya bahwa klubnya tidak hanya bisa memenangkan gelar Liga Premier kedua saja, melainkan juga menyapu bersih semua trofi utama yang mereka perebutkan.
“Menang semuanya. Menurut pendapat saya, saya bekerja sangat keras setiap hari, saya benci gagasan bahwa kami underdog,” ucapnya dikutip dari Mirror pada Kamis ini.
“Tidak, kami memiliki grup yang luar biasa. Di setiap posisi, Anda akan menemukan pemain-pemain yang benar-benar termasuk dalam tiga besar dunia. Jadi, mengapa kami tidak memenangkannya? Kota dan klub ini harus melakukannya. Berjuang untuk segalanya,” jelasnya.
Tim asuhan Slot juga berada di puncak Liga Champions setelah empat pertandingan, satu-satunya tim yang masih memiliki rekor sempurna.
Dan mereka menghadapi perempat final Piala EFL saat bertandang ke Southampton pada pertengahan Desember.(maq)











