Presiden Barcelon Dijanjikan €1M bila Gabung Super Liga

250
Joan Laporta. Foto: Getty

Bola, edisiana.com Presiden Barcelona Joan Laporta diimingi atau dijanjikan menerima bonus awal €1 miliar atau Senilai Rp16,000.000.000 jika bergabung  Liga Super Eropa. 

Menurutnya bila tawaran itu diambil maka akan menyelesaikan masalah keuangan klub dan membuat tim lebih kompetitif.

“Sebagai permulaan, akan ada bonus €1 miliar untuk klub pendiri,” kata Laporta seperti dilansir SPORT  via ESPN pada Senin ini. 

Saat ini Barca, Real Madrid dan Juventus , di antara 12 klub pendiri, masih terlibat dalam proyek tersebut. 

BACA JUGA:  O’Neil Belum Tahu Bournemouth Mau Dibeli Konsorsium Las Vegas

“Per musim, kami bisa mendapatkan sekitar €300 juta per tahun di kompetisi ini. Selain itu, kunci Liga Super adalah bahwa Liga Super akan diatur oleh klub. UEFA, jelas, akan ada di meja pengatur, tetapi klub akan mayoritas,” tambahnya menjelaskan. 

Proyek Liga Super diluncurkan pada April 2021. Namun 48 jam kemudian  sejumlah klub Liga Premier menarik diri karena reaksi publik yang meluas dan tentangan politik.

BACA JUGA:  Haaland Mau Reunian dengan Solskjaer

Pengadilan Kehakiman Eropa (ECJ) akan memutuskan dalam beberapa bulan mendatang atas tantangan yang dibuat oleh Madrid, Barcelona dan Juventus, klub-klub yang tetap dalam proyek tersebut. 

Kasusnya dugaan monopoli yang menurut mereka dimiliki UEFA atas kompetisi internasional. Dan Badan pengatur sepak bola, UEFA dan FIFA, menentang pembentukan Liga Super.

“Pada bulan Maret kami mengharapkan resolusi dari pengadilan Luksemburg dan setelah memulai dialog dengan UEFA. Saya percaya dalam beberapa musim kompetisi bisa dimulai,” tutur Laporta.

BACA JUGA:  Presiden Madrid: Saya Bosan Cerita Mbappe

“Pertemuan Selasa lalu antara CEO Liga Super Bernd Reichart dengan presiden UEFA Aleksander Ceferin, merupakan langkah maju yang penting. Apa yang ingin dilakukan Liga Super adalah meningkatkan sepak bola, memperjuangkan keberlanjutan sepak bola, sehingga klub keluar dari kebangkrutan, sehingga klub bisa semakin kompetitif dan memiliki lebih banyak sumber daya,” paparnya.(maq)

BAGIKAN