edisiana.com – Manchester United dikabarkan tidak akan memecat Ruben Amorim meskipun kalah dari Tottenham di final Liga Europa bulan ini. Karena klub yakin dia bisa mengubah United menjadi budaya juara.
United saat ini duduk di posisi ke-16 di Liga Premier dengan 39 poin dari 36 laga musim ini dan hanya mencatat dua kemenangan dalam 10 pertandingan terakhir mereka.
Namun, Amorim memiliki kesempatan untuk menyelesaikan kampanye dengan sebuah trofi saat United menghadapi Tottenham di final Liga Europa pada tanggal 21 Mei.
Namun kekalahan 2-0 di kandang sendiri melawan West Ham pada hari Minggu lalu, Amorim memicu spekulasi mengenai masa depannya sebagai manajer United dalam jumpa pers pasca pertandingan.
Namun menurut The Guardian , pekerjaan Amorim akan aman, terlepas dari hasil di Bilbao minggu depan.
Bahkan laporan tersebut menambahkan bahwa Amorim memandang penyerang Wolves Matheus Cunha dan penyerang Ipswich Town Liam Delap sebagai pemain kunci untuk membangun kembali timnya di United.
Cunha memiliki klausul pelepasan sebesar £62,5 juta dalam kontraknya dengan Wolves dan terbuka untuk bergabung dengan United musim panas ini.
Sementara itu, Delap memiliki klausul pelepasan degradasi sebesar £30 juta dalam kesepakatannya dengan Ipswich yang dapat dipicu di jendela transfer mendatang.
Sebelumnya, Amorim mengatakan ia ingin mengubah timnya karena budaya Red Devils selalu juara.
“Saya punya firasat itu, kami perlu mengubahnya dan kami harus benar-benar kuat di musim panas dan berani karena kami tidak akan menjalani musim depan seperti ini,” ucapnya dikutip di MetroSports pada hari ini.(maq)











