Pep: Dalam Sepak Bola Bisa Saja Terjadi, Tergantung Pengendalian Emosional

268
Reaksi Pep Guardiola dan Carlo Ancelotti. Foto: Getty

Bola, edisiana.comPep Guardiola membalikkan kembali pernyataan Evra dan Berbatov terkait Manchester City tak punya mental juara. 

 Bahkan Pep mengingatkan Evra dan Berbatov, saat dia berhasil mengantarkan Barcelona meraih kemenangan atas Manchester United di final Liga Champions 2011.

“Jawabannya sangat mudah, karakter dan kepribadian yang sama yang kami hilangkan di Madrid dalam beberapa menit terakhir. Seperti mantan pemain spesialis seperti Berbatov, Seedorf dan Patrice Evra, tipe orang seperti ini ada di sana,” kata Guardiola seperti dilansir Metro pada Jumat kemarin. 

BACA JUGA:  Maguire, Insiden Itu 100 Persen Pinalti!

Pep lalu menambahkan, ketika itu Manchester United melawan Barcelona,  tidak ada melihat Evra dan Berbatov sebagai karakter mental juara. 

“Ketika Barcelona menghancurkan mereka di final Liga Champions melawan United tidak ada melihat keduanya seperti itu. Ini kan karakter dan kepribadian yang sama,” ucapnya. 

Menurut Pep, City kebobolan dua gol dalam satu menit dalam pertandingan melawan Madrid di semifinal Champions. Namun setelah itu memiliki dua peluang untuk mencetak gol. “Namun setelah empat pertandingan terakhir kami mencetak 23 gol, kami memiliki kepribadian yang luar biasa,” jelasnya. 

BACA JUGA:  City Hanya Butuh 6-7 Laga Lagi untuk Jadi Juara

Pep juga mengatakan mungkin saja Liverpool bisa memenangkan keempat gelar, tapi  mungkin juga mereka hanya memenangkan satu gelar. 

“Tapi mereka tidak memiliki kepribadian, karakter, mereka tidak melakukan musim yang luar biasa?” tuturnya. 

Bahkan ketika mereka kehilangan Liga Premier dengan satu atau dua poin melawan City, lanjut Pep,  apakah mengalami musim yang buruk? Apakah mereke tidak memiliki karakter? “Tentu saja,” singkatnya. 

BACA JUGA:  MU Gagal Ambil Alih Tahta Klasemen

Terkadang dalam sepak bola, tambah pelatih asal Spanyol bisa saja terjadi. Mereka tidak bisa mengendalikannya, emosi, banyak hal yang lain. 

“Ketika kami terus-menerus tiba di tahap terakhir, semi final, final 4-5 tahun terakhir. Ini luar biasa, karena kami tiba sampai akhir, banyak pertandingan yang harus dilalui, ini yang paling penting,” pungkasnya.(maq)

BAGIKAN