edisiana.com – Optimisme kembali menyelimuti Manchester City. Setelah sempat berada dalam situasi sulit beberapa pekan lalu, kini The Citizens diyakini mampu melampaui tim racikan Mikel Arteta dalam perburuan trofi musim ini.
Salah satu faktor kebangkitan tersebut adalah kehadiran Marc Guehi di lini pertahanan. Bek asal Inggris itu tak hanya tampil solid menjaga area belakang, tetapi juga memberi kontribusi dalam mencetak gol.
Perekrutan Guehi pun dinilai sebagai langkah jitu manajemen City. Pasalnya, sang pemain sempat hampir merapat ke Liverpool pada hari terakhir bursa transfer musim panas.
Namun, kepindahan itu batal setelah pelatih Crystal Palace, Oliver Glasner, dikabarkan mengancam mundur jika klub melepas kaptennya.
Guehi akhirnya tetap bertahan bersama The Eagles hingga Januari. Saat itu, juara FA Cup tersebut memutuskan menjual sang kapten, yang kemudian memilih bergabung dengan City dibandingkan klub juara Liga Premier.
Mantan pemain Arsenal, Bacary Sagna, menilai Guehi bakal memainkan peran krusial dalam skuad asuhan Pep Guardiola.
Menurutnya, ada empat alasan yang membuat transfer ini sangat tepat: kontrak Guehi yang hampir habis di Selhurst Park, pengalaman bersama timnas Inggris, kemampuan menghadapi tekanan, serta performa impresif dalam laga-laga besar.
“Dia pemain top. Tentu saja memiliki pemain seperti dia sangat penting, karena dia pemain yang solid,” ujar Sagna dinukil dari Sport Mole pada hari ini.
“Saya rasa mereka mendapatkannya di waktu yang tepat. Kontraknya dengan Crystal Palace akan segera berakhir. Dia bermain untuk tim nasional, jadi saya pikir dia memenuhi semua kriteria untuk bisa tampil bagus mengenakan seragam City,” tambahnya.
Sejak kedatangannya, performa City kian menanjak. Mereka sukses meraih sejumlah kemenangan di kompetisi domestik, bahkan keluar sebagai juara Piala FA usai menumbangkan Arsenal.
Kini, dengan pertahanan yang semakin kokoh, City diyakini berpeluang besar mengamankan Piala Liga Inggris. Namun, laga penentuan akan tersaji akhir pekan ini, saat mereka kembali menghadapi The Gunners dalam duel krusial.(maq)










