edisiana.com – Delle Alli memuji Mauricio Pochettino sebagai manajer terbaik di karirnya. Pasalnya, di zaman pelatih Argentina itu di Tottenham Hotspur, Alli tampil apik sebagai penyerang tengah.
Di bawah Pochettino, dia berkembang pesat di Tottenham ketika dia memiliki sekelompok pemain muda. “Mauricio Pochettino adalah manajer terbaik dan saya tidak bisa meminta manajer yang lebih baik pada saat itu,” katanya dikutip dari Daylimail pada Kamis ini.
“Saya adalah dia dan timnya, Anda tahu, bukan hanya dia. Ada Yesus Perez, Miguel d’Agostino dan Tony Jimenez. Mereka adalah orang-orang yang luar biasa dan mereka sangat pengertian, dan itu tidak seperti hubungan antara pesepakbola dan manajer,” imbuhnya menjelaskan.
Peran Pochettino dalam membantu mendorong Alli meraih pengakuan internasional tidak bisa diremehkan. Dia bertanggung jawab di Tottenham ketika Alli pindah dari MK Dons pada Januari 2015 dan setelah bergabung musim panas itu dia menjadi bagian penting dari teka-teki tim asuhan Pochettino.
Menurut Alli, Poch merupakan pelatih yang pengertian dengan anak asuhnya. “Dia peduli pada saya sebagai pribadi sebelum sepak bola, yang saya butuhkan saat itu. Dan saya pikir itu penting bagi para pemain muda,” tambah Alli.
Namun sejak meninggalkan karir Tottenham Alli telah menurun. Terakhir Alli bentrok dengan kepemilikan di Turki menyusul masa pinjaman yang sulit di sana.
“Saya pikir [Pochettino] banyak membantu dalam periode karir saya itu, itulah mengapa sulit bagi saya ketika dia pergi,” lanjutnya.
“Karena, Anda tahu, kemudian manajer baru, dan sulit bagi saya untuk membiarkan siapa pun masuk pada saat itu dan bersikap terbuka. Dan aku merasa semuanya begitu palsu,” tuturnya.
“Sulit untuk dijelaskan. Itu seperti lebih, mungkin lebih saya dan di kepala saya sendiri dan ego saya sendiri,” ucapnya.
Alli bekerja dengan Jose Mourinho, yang memiliki saran pedas untuk gelandang seperti yang terlihat di seri Amazon Prime All or Nothing, dan kemudian Nuno Espirito Santo, selama musim 2021-22.
Setelah Nuno dipecat, peruntungan Alli tidak membaik di bawah Antonio Conte, dan ia hengkang dengan gratis ke Everton pada Januari 2022.(maq)
Alli Sebut Karir Emasnya di Zaman Pochettino











