Klub – Klub Italia Tolak Pengurangan Tim di Serie A

Luciano Spalletti merayakan kemenangan juara Serie A. Foto: Daylimail

edisiana.com – Klub-klub Serie A  menolak jumlah klub di divisi teratas Italia dikurangi. Mereka bertahan agar 20 klub tetap berkompetisi.

Dalam rapat diselenggarakan di Milan itu hanya empat klub yang mendukung pengurangan menjadi 18 klub di Serie A.

Mereka adalah Juventus, Inter Milan, AC Milan, dan AS Roma. Dan jumlah klub akan tetap di angka 20, seperti yang terjadi sejak musim 2004-05.

Klub-klub papan atas telah mendorong pengurangan pertandingan. Karena mereka berupaya mengurangi jumlah pertandingan yang dimainkan dan meningkatkan kualitas sepak bola di Italia.

Namun membutuhkan mayoritas 14 pertandingan agar bisa meloloskan reformasi. Upaya Juve, Milan, Inter dan Roma untuk memperkecil ukuran liga dikritik oleh direktur tim lain.

BACA JUGA:  Saka Bisa Latihan Sabtu Ini

“Saya pikir sikap [klub-klub tersebut] salah. Saya akan mengatakan apa yang ingin mereka lakukan tampak seperti liga super,” kata Urbino Kairo, presiden Torino, dikutip dari ESPN pada hari ini.

Presiden Milan Paolo Scaroni mengusulkan pengurangan jumlah tim yang menjadi reporter sebelum pertemuan dan pemungutan suara.

“Kenyataannya, klub-klub seperti kami yang bermain di kompetisi lain dan memiliki banyak pemain yang dipanggil tim nasional mengeluhkan terlalu banyak pertandingan,” terang Scaroni.

Ia menerangkan, para pemainnya memainkan turnamen kontinental, pertandingan tim nasional, Piala Italia, dan liga.

“Semua ini menyebabkan beban pertandingan menjadi tidak tertahankan dan menyebabkan banyak cedera,” ucapnya.

BACA JUGA:  Tangisan Kemenangan Atletico Atas Inter Milan

Usulan reformasi pun disetujui yang akan disampaikan pada Sidang Umum Luar Biasa federasi sepak bola Italia (FIGC) pada Maret mendatang.

Liga Italia mendorong otonomi yang lebih besar dari FIGC, serupa dengan Liga Premier di Inggris.

Saat ini, sistem tersebut tidak memberikan otonomi dan bobot pengambilan keputusan kepada Serie A yang seharusnya berkaitan dengan bobot ekonomi,” kata presiden Serie A Lorenzo Casini usai pertemuan klub-klub Serie A pekan lalu.

BACA JUGA:  Amarah Fans AC Milan Memuncak di Laga Terakhir Musim

Scaroni dari Milan menambahkan pesan presiden liga pada hari Senin kemarin. “Kami di Serie A, yang mendanai seluruh permainan sepak bola Italia, memiliki 12 persen kekuasaan di Federasi, sehingga menciptakan siklus frustrasi yang tiada akhir,” ujarnya.(maq)