edisiana.com – Manchester United bersiap memasuki salah satu laga paling panas musim ini. Derby Manchester melawan Manchester City di akhir pekan bukan sekadar soal gengsi, tetapi juga ujian kebangkitan bagi Setan Merah yang baru saja terpukul.
Kekalahan 1-2 dari Brighton & Hove Albion di putaran ketiga Piala FA masih membekas.
Bermain di Old Trafford, United asuhan pelatih sementara Darren Fletcher tumbang oleh gol Brajan Gruda dan luka lama bernama Danny Welbeck—mantan striker mereka sendiri—yang mencetak gol penentu di babak kedua.
Tersingkir dari Piala FA, tanpa tiket ke kompetisi Eropa, United kini hidup dalam tekanan. Target mereka jelas: finis di enam besar Liga Primer demi menyelamatkan musim yang nyaris karam.
Di tengah situasi genting itu, kabar baik akhirnya datang. Ruang perawatan mulai lengang. Matthijs de Ligt memang masih menjadi satu-satunya penghuni daftar cedera akibat masalah punggung yang dideritanya sejak November, meski belum ada kepastian kapan bek tengah Belanda itu kembali.
Namun sorotan utama tertuju pada dua nama yang siap menjadi pembeda. Menurut Express Sport, Amad Diallo dan Bryan Mbeumo dijadwalkan kembali tepat waktu untuk menghadapi City.
Dua amunisi ofensif ini diharapkan memberi dimensi baru dalam serangan United—kecepatan, keberanian, dan ketajaman yang selama ini hilang.
Derby ini bukan sekadar pertandingan. Ini adalah kesempatan United untuk menunjukkan bahwa mereka masih bernyawa.
Dan dengan kembalinya Amad serta Mbeumo, Setan Merah berharap bisa menantang dominasi tetangga biru mereka di panggung terbesar kota Manchester.(maq)











