Bola  

Lampard Calon Manajer Newcastle yang Baru

Frank Lampard akan kembali melatih klub.

Bola, edisiana.comPosisi Steve Bruce berada di ujung tanduk setelah Newcastle United dibeli konsursium Arab Saudi pekan lalu. Klub akan memecatnya dalam pekan ini. 

Bruce mengakui dia tidak yakin dengan masa depannya. Apalagi Direktur Newcastle telah menegaskan pada Senin, 11 Oktober 2021 akan mencari manajer baru. 

Laporan The Sun, Lampard adalah kandidat kuat untuk menggantikan Bruce. Saaat ini mantan manajer Chelsea itu tengah bernegosiasi dengan manajemen The Magpies. Dalam pekan ini. 

Laporan itu juga menerangkan ada calon lain. Yakni Brendan Rodgers dari Leicester City dan Graham Potter dari Brighton juga masuk dalam daftar  calon pelatih Newcastle. 

BACA JUGA:  Tugas Berat Gerrard di Anfield

Lampard kini tengah menganggur sejak dia dipecat oleh Chelsea dan digantikan oleh Thomas Tuchel pada Januari silam. 

Lampard mengaku senang dengan pekerjaan itu.  “Saya tentu saja tidak menunda, saya suka pekerjaan itu, saya suka tantangannya,” jawabnya seperti dilansir Metro Sport pada Selasa,12 Oktober 2021. 

“Saya memiliki dua pengalaman hebat di Derby dan kemudian di Chelsea. Saya akan senang untuk kembali pada waktu yang tepat dan saat yang tepat,” imbuhnya menjelaskan. 

BACA JUGA:  PSG Versus Barca, Sama-sama DNA La Masia

Sementara Bruce menegaskan  tidak akan marah jika pemilik baru Newcastle menggantinya. “Saya ingin diberi kesempatan untuk menunjukkan kepada pemilik baru apa yang bisa saya lakukan, tetapi saya harus realistis dan mereka mungkin ingin manajer baru untuk berbuat sesuatu,” katanya. 

Menurutnya apapun keputusannya dia tetap akan menerima. 

‘Saya menerima itu dan saya akan menerima apa pun keputusan itu untuk saya. Saya harus menunggu untuk berbicara dengan pemiliknya ketika waktunya tepat,” ucapnya. 

Pada akhir pekan nanti Newcastle akan menjalan laga di kandang Tottenham Hotspurs. Jika Bruce masih dipakai merupakan pertandingan yang ke-1.000 baginya. 

BACA JUGA:  Dream Team Versi UEFA di Piala Euro

“Jika saya tidak berhasil mencapainya, tetapi saya tidak berpikir itu kejam. Sebab ini hanya sepak bola,” tutupnya.(maq)