Reece James Tegaskan Chelsea Tak Gentar Hadapi PSG

Christopher Nkunku meluapkan kegembiraannya usai mencetak gol untuk Chelsea di Piala Dunia Antarklub. Foto: via BBC

Final Piala Dunia Antarklub

edisiana.com – Kapten Chelsea, Reece James, menegaskan bahwa timnya tidak gentar menghadapi Paris Saint-Germain (PSG) dalam laga final Piala Dunia Antarklub yang akan digelar  Senin dini hari waktu Indonesia. Meski PSG dijagokan banyak pihak, James menegaskan The Blues siap memberikan perlawanan terbaik mereka.

“PSG adalah salah satu tim terpanas di dunia saat ini. Ini adalah final, pertandingan sekali seumur hidup. Mereka difavoritkan, tapi bagi saya itu tidak berarti banyak,” ujar James dinukil dari Daily Mail pada Sabtu ini.

“Saya pernah bermain di final sebagai bagian dari tim favorit dan tidak menang. Jadi sejujurnya, saya tidak peduli dengan status favorit mereka.”

BACA JUGA:  Kursi Panas Ten Hag Mulai Digoyang

PSG tampil dominan sepanjang turnamen, termasuk saat menyingkirkan Real Madrid di semifinal dengan penguasaan bola mencapai 69 persen.

Namun Chelsea tidak berniat membiarkan tim asal Prancis itu mengontrol jalannya laga di New Jersey, terutama dalam kondisi cuaca yang panas dan lembap pada pukul 3 sore waktu setempat.

Chelsea percaya, membiarkan PSG mendominasi sejak awal justru akan menjadi bumerang di tengah suhu ekstrem yang telah memengaruhi performa para pemain di laga sebelumnya.

James menambahkan, “Kami telah mempersiapkan diri dengan baik dan kami datang ke final ini untuk menang. Statistik, data, tim unggulan atau bukan — semua itu tidak berarti bagi kami. Yang penting adalah apa yang terjadi di lapangan.”

BACA JUGA:  Nilai Poin Rodri dan Vini di Ballon d'Or Diungkapkan

Bek kanan berusia 24 tahun itu juga memberikan klarifikasi soal ketidakhadirannya dalam susunan pemain inti saat semifinal melawan Fluminense. Ia menepis kekhawatiran soal cedera kambuhan.

“Sebagai klarifikasi, saya tidak cedera, jadi mari kita selesaikan masalah itu,” tegasnya.
“Saya hanya merasa sedikit tidak nyaman saat pemanasan, karena riwayat cedera saya sebelumnya. Saya memutuskan untuk tidak mengambil risiko yang tidak perlu. Saya yakin bisa bermain, tapi ini langkah pencegahan. Syukurlah kami tetap menang.”

BACA JUGA:  Newcastle Masih Terpuruk di Dasar Klasemen

Final ini menjadi momen krusial bagi Chelsea untuk menutup turnamen dengan trofi bergengsi. Dengan semangat juang tinggi dan determinasi dari sang kapten, The Blues siap menantang dominasi PSG di panggung terbesar dunia antar klub.(maq)