edisiana.com – Sebuah tragedi penerbangan mengguncang India siang setempat setelah pesawat Air India dengan nomor penerbangan AI171 jatuh hanya beberapa menit setelah lepas landas dari Bandara Internasional Sardar Vallabhbhai Patel di Ahmedabad, dalam penerbangan menuju London Gatwick.
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 13:08 waktu setempat. Pesawat jenis Boeing 787-8 Dreamliner itu membawa 242 orang di dalamnya, terdiri dari 230 penumpang dan 12 awak. Tidak ada korban selamat yang dilaporkan dalam insiden ini.
Dugaan Masalah Teknis pada Sayap
Pakar penerbangan internasional mulai mengomentari kemungkinan penyebab insiden. Geoffrey Thomas, analis penerbangan senior, rekaman video yang telah diverifikasi menunjukkan indikasi awal adanya masalah pada konfigurasi sayap saat lepas landas.
“Satu video menunjukkan pesawat menukik dan terjadi ledakan besar saat menyentuh tanah,” kata Thomas seperti dilansir BBC pada hari ini.
Sebagian sayap pesawat terlepas dari badannya. Foto: via BBC
“Saat saya melihat itu, koper masih jatuh dari kompartemen namun penutupnya sudah tertarik. Artinya, posisi flap atau penutup sayap mungkin tidak sesuai dengan prosedur normal sesaat setelah lepas landas. Ini sangat tidak biasa,” tambahnya menerangkan.
Menurutnya, dalam kondisi normal, penutup roda pendarat biasanya ditarik dalam 10–15 detik, sementara penyesuaian posisi flap sayap akan berlangsung selama 10–15 menit setelah lepas landas.
Analisis Tambahan dari Para Ahli
Terry Tozer, seorang mantan pilot dan pakar penerbangan lainnya, menyatakan bahwa dari rekaman video yang beredar, tampak bahwa sayap pesawat tidak berada dalam posisi terbuka seperti seharusnya.
“Sulit memastikan dari video, tapi tampaknya sayap tidak sepenuhnya terbuka. Itu bisa menjadi penjelasan jelas mengapa pesawat gagal menyelesaikan fase lepas landas dengan benar,” katanya.
Sementara itu, Marco Chan, mantan pilot komersial dan kini dosen senior di Universitas Buckinghamshire, menambahkan, “Kalau benar flap atau sayap tidak dikonfigurasi dengan benar, itu menunjukkan potensi kesalahan manusia. Tapi kita harus menunggu penyelidikan resmi karena kualitas video terlalu rendah untuk konfirmasi detail teknis.”
Investigasi Masih Berlangsung
Tim dari Biro Investigasi Kecelakaan Pesawat India (AAIB) saat ini tengah memeriksa puing-puing pesawat dan data penerbangan untuk memastikan penyebab kecelakaan. Pihak Boeing juga telah menyatakan kesiapannya untuk bekerja sama penuh dengan otoritas India.
Kecelakaan ini menjadi salah satu tragedi penerbangan terburuk dalam sejarah penerbangan sipil India dalam dua dekade terakhir.(maq)











