Qarabag Terkejut, Ajax Mengamuk: Gloukh Pimpin Comeback Gila ala Eropa

Pemain Ajax meluapkan kegembiraannya saat laga di Liga Champions. Foto: via MD

edisiana.com – Ajax datang ke Azerbaijan nyaris tanpa harapan—praktis sudah tersingkir, tertekan, dan dipandang sebelah mata. Namun di lapangan, justru tim Belanda itu yang membuat Qarabag kelabakan.

Dan nama yang paling bersinar? Oscar Gloukh, sang arsitek kebangkitan dengan dua gol krusial.

Qarabag sebenarnya sempat tampil percaya diri setelah menahan gempuran Ajax di lima menit awal. Ketika ritme permainan mulai mereka kuasai.

Gol pun datang di menit ke-10: Camilo Durán melepaskan tembakan kaki kiri akurat ke sudut bawah setelah menerima umpan matang dari Marko Jankovic.

BACA JUGA:  Inter Miami Dihajar Empat Gol, Messi Hanya Balas Satu Gol

Ajax tidak tinggal diam. Menjelang jeda, mereka menyengat balik—Kasper Dolberg, memanfaatkan servis jitu Sean Steur, menyamakan kedudukan. Sebuah peringatan: Ajacied belum mati.

Babak kedua baru berjalan dua menit, Qarabag kembali di depan melalui tembakan keras Matheus Silva ke pojok atas. Stadion kembali riuh, terlebih ketika Emmanuel Addai nyaris memperlebar keunggulan.

Namun di bawah mistar, Vítezslav Jaros tampil seperti tembok dan menyelamatkan Ajax berkali-kali, termasuk satu peluang emas Addai hanya semenit berselang.

Dan di sinilah pertandingan berubah. Ajax menemukan nyala lama mereka. Oscar Gloukh menembak ke sudut kanan bawah setelah kombinasi apik dengan Lucas Rosa, menyamakan skor 2-2.

BACA JUGA:  Kroos Gantung Sepatu Sesudah Memperoleh 22 Trofi Bersama Real Madrid

Tak lama kemudian, serangan balik cepat dari Don-Angelo Konadu membuka ruang bagi Anton Gaaei, yang melepaskan sepakan roket ke sudut kiri atas. Golazo! Ajax berbalik memimpin 2-3.

Qarabag limbung, dan Ajax menghukum mereka lagi. Serangan cepat yang dipimpin Godts diselesaikan dengan tenang oleh Gloukh—gol keduanya, sekaligus mematri papan skor menjadi 2-4.

Realitasnya tetap pahit: dengan hanya tiga poin, peluang Ajax lolos ke babak 32 besar nyaris mustahil. Mereka praktis tersingkir. Namun—seperti DNA klub ini—mereka tetap bertarung sampai akhir.

BACA JUGA:  Bulan Depan Messi ke Tiongkok

Dan malam di Baku ini akan dikenang karena satu nama: Oscar Gloukh, pahlawan comeback Ajax dengan dua sentuhan penentu.(maq)