edisiana.com – Juventus akhirnya mendapat napas segar di Eropa. Bermain di Allianz Stadium, Si Nyonya Tua meraih kemenangan meyakinkan 2-0 atas Pafos, pendatang baru yang mencoba membuat kejutan di Liga Champions. Hasil yang terasa penting di tengah tekanan yang mengiringi perjalanan mereka di fase grup musim ini.
Awal laga mencerminkan kecemasan Juventus: dominan dalam ambisi, tetapi gagap dalam eksekusi. Pasukan Massimiliano Allegri tampak bersemangat menang, namun rencana permainan mereka kerap mentok di lini terakhir.
Segalanya berubah setelah jeda. Kerja sama cerdas Weston McKennie dan Andrea Cambiaso menjadi pemecah kebuntuan—McKennie menyelinap di area kotak penalti untuk menuntaskan umpan Cambiaso. Allianz akhirnya bergemuruh.
Hanya beberapa menit berselang, Juventus melahirkan gol kedua lewat serangan balik cepat. Kenan Yildiz menggiring bola dengan insting pembeda, melepas umpan terukur yang diselesaikan sempurna Jonathan David ke sudut kanan bawah. 2-0, Juventus menggenggam kendali.
Pafos mencoba bereaksi, membangun serangan demi serangan. Namun pengalaman Eropa masih membedakan keduanya—tidak ada satu pun yang benar-benar mengancam gawang Bianconeri.
Sementara itu, kabar buruk datang dari Portugal. Napoli takluk 0-2 di kandang Benfica, lewat gol Richard Ríos dan Leandro Barreiro. Hasil yang memaksa Partenopei kembali menatap kaca, sementara Juventus menikmati malam yang jauh lebih hangat di Turin.
Kontras yang jelas bagi dua raksasa Serie A di daratan Eropa. Juventus naik, Napoli goyah.(maq)










