Jalan Kolektor Bundaran Madani-Ocarina Ada Jalur Sepedanya

1370
Pembangunan jalan dari Bundaran Madani menuju Ocarina sudah selesai. Jalan kolektor ini juga dibuat jalur sepeda. Dan pembangunan infrastruktur ini menjadi fokus BP Batam. Foto : Humas BP Batam

Batam, edisiana.comBadan Pengusahaan (BP) Batam tengah meningkatkan kualitas Kota Batam dengan melaksanakan pembangunan jalan kolektor Bundaran Madani sampai dengan Ocarina, Bengkong Sadai. Pembangunan jalan ini dilengkapi dengan pedestrian dan jalur sepeda.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi mengatakan, salah satu alasan utama mengapa ia menginiasi pembangunan tersebut adalah untuk menyediakan fasilitas yang mudah diakses bagi para pejalan kaki dan pesepeda. Selain para pengguna kendaraan bermotor.

“Kita sudah lihat betapa cepatnya masyarakat menyadari pentingnya menjaga metabolisme tubuh dengan berolahraga. Pembangunan jalan ini kami hadirkan untuk memfasilitasi hal tersebut. Kita bangun juga jalur pejalan kaki dan pesepedanya, sudah kita bedakan juga warnanya per jalur agar memudahkan,” terang Rudi kepada media, Senin, 10 Mei 2021.

BACA JUGA:  Yuk! Jom Balek Kampung di Batam Wonderfood Ramadan

Pembangunan jalan kolektor Bundaran Madani sampai dengan Bengkong Sadai memiliki nilai kontrak sebesar Rp23,59 miliar. Yang ditangani oleh PT Multi Sindo Internasional sebagai kontraktor dan PT Wadah Cipta Teknik sebagai konsultan pengawas.

Adapun lebar pembangunan Jalan Bundaran Madani bervariasi di setiap bagiannya, yakni Simpang Pasir Putih dengan lebar rata-rata 12 meter, Jalan Engku Putri dengan lebar rata-rata 7 meter, dan ruas jalan di depan Sekolah Mondial dengan lebar rata-rata 7 meter.

BACA JUGA:  Pemko akan Keluarkan Kartu Kendali Premium

“Yang paling mendekati akhir pengerjaan dari beberapa proyek yang sedang berlangsung adalah pembangunan jalan di Bundaran Madani sampai Ocarina. Progresnya sudah 96,4 persen, dengan total panjang ruas jalan 2 kilometer dan lebar jalan 10,5 meter,” tutur Rudi.

Selain sebagai fasilitas bagi pejalan kaki dan pesepeda, pembangunan jalan ini juga dilakukan sebagai konektivitas aktivitas perdagangan dan industri pariwisata yang berkembang di seputar kawasan Bengkong Sadai dan sekitarnya.

BACA JUGA:  Jumlah Penumpang Ferry di Batam Naik Tujuh Persen

“Aktivitas perdagangan tersebut berperan penting untuk kelancaran perputaran ekonomi di sana. Begitu juga dengan wisata kulinernya,” ujarnya.

Sehingga, imbuh Rudi, dengan adanya pembangunan jalan ini, semuanya dapat terhubung dan warga yang berada di daerah lain dapat dengan mudah berkunjung ke Bengkong.

Pembangunan jalan Bundaran Madani ini dilaksanakan selama 120 hari kalender, dengan masa akhir kontrak masing-masing jatuh pada tanggal 21 Mei 2021 mendatang.(maq)

BAGIKAN